Lampung Melaju: Investasi Tinggi, Ekonomi Tangguh, Hilirisasi Menguat

Ilwadi Perkasa

Minggu, 2 November 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung merupakan salah satu penghasil utama kopi, kakao, tebu, dan komoditas perkebunan lainnya di Indonesia.

Lampung merupakan salah satu penghasil utama kopi, kakao, tebu, dan komoditas perkebunan lainnya di Indonesia.

Lampung menatap 2025 dengan penuh keyakinan. Pencapaian investasi yang terus menanjak menjadi cerminan dari kepercayaan dunia usaha terhadap stabilitas dan ketahanan ekonomi daerah ini. Hingga pertengahan tahun, pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,09 persen, sedikit di atas rata-rata nasional, sebuah capaian yang menegaskan daya dorong sektor riil Lampung tetap kuat di tengah dinamika global.

Motor penggeraknya pun kokoh, pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi yang terus melaju, memperlihatkan daya tahan luar biasa dari fondasi ekonomi daerah.

Lebih menggembirakan lagi, inflasi Lampung terjaga di kisaran 2,6–2,8 persen, menandakan daya beli masyarakat yang stabil dan sistem distribusi pangan yang semakin efisien. Kestabilan harga ini menjadi bukti nyata bahwa ekonomi Lampung tumbuh bukan hanya di angka statistik, tapi juga terasa di dapur rumah tangga.

Baca Juga  Kantongi Dukungan 14 PK, Handitya Narapati Siap Pimpin Golkar Bandar Lampung

Dari sisi ekspor, kinerja perdagangan luar negeri Lampung terus menanjak. Komoditas unggulan seperti kopi, nanas olahan, udang, CPO, dan karet menjadi bintang utama. Kini, ekspor Lampung tak hanya mengandalkan volume, tetapi juga menonjol dalam kualitas dan nilai tambah, seiring tumbuhnya produk-produk olahan yang berdaya saing global. Di balik capaian gemilang ini, ndustrialisasi atau hilirisasi menjadi kata kunci transformasi ekonomi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah kepemimpinan Gubernur Mirzani Djausal, arah pembangunan Lampung semakin jelas, berorientasi pada nilai tambah, berkelanjutan, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Melalui berbagai proyek strategis, seperti Bandar Lampung Agripark Kemiling, pemerintah membangun ekosistem riset dan industri pangan terpadu yang memperkuat rantai pasok pertanian modern.

Tak berhenti di situ, pembangunan PLTS Bendungan Way Jepara menjadi tonggak penting komitmen Lampung menuju energi hijau dan investasi berkelanjutan. Sektor energi baru dan terbarukan kini tumbuh pesat, menjadikan Lampung magnet baru bagi investor global yang peduli lingkungan dan masa depan bumi.

Potensi hilirisasi juga terus melebar. Komoditas andalan seperti singkong, kopi, nanas, dan udang tengah diarahkan ke industri lanjutan, mulai dari bioetanol dan E-10 berbasis singkong, kopi olahan premium dan ekstrak ekspor, hingga produk makanan dan minuman modern berbasis riset lokal.

Baca Juga  Jaga Identitas Daerah, Gubernur Lampung Komit Lestarikan Kebudayaan Lampung

Inisiatif ini bukan hanya memperkuat struktur ekonomi, tetapi juga memperluas kesejahteraan masyarakat. Lampung kini membangun ekonomi yang tumbuh dari desa, bertumpu pada sektor riil, dan menatap pasar global. Kelak, Koperasi Merah Putih di semua desa akan menjadi penyokong utama.

Inilah wajah baru Lampung. Daerah yang tak sekadar tumbuh, tetapi juga tumbuh dengan arah, nilai, dan makna.

Sebuah pertumbuhan inklusif yang benar-benar dirasakan masyarakat, karena Lampung tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga bergerak bersama. ***

Berita Terkait

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas
BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli
APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri
Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung
Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor
Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri
Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026
Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:39 WIB

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:04 WIB

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Selasa, 28 April 2026 - 18:08 WIB

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Jumat, 24 April 2026 - 19:40 WIB

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Senin, 22 Desember 2025 - 14:24 WIB

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB