Investasi Lampung 2025 Melesat, Kepercayaan Semakin Kuat

Ilwadi Perkasa

Sabtu, 1 November 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perekonomian Lampung terdiversifikasi di berbagai sektor yang menjanjikan, masing-masing menawarkan peluang investasi yang unik. Mulai dari pertanian hingga pariwisata, teknologi hingga infrastruktur, investor dapat menemukan potensi pertumbuhan yang selaras dengan minat mereka.

Akses strategis dan infrastruktur yang berkembang menjadikan Lampung ideal untuk investasi industri dan manufaktur.

Perekonomian Lampung terdiversifikasi di berbagai sektor yang menjanjikan, masing-masing menawarkan peluang investasi yang unik. Mulai dari pertanian hingga pariwisata, teknologi hingga infrastruktur, investor dapat menemukan potensi pertumbuhan yang selaras dengan minat mereka. Akses strategis dan infrastruktur yang berkembang menjadikan Lampung ideal untuk investasi industri dan manufaktur.

Provinsi Lampung menutup tahun 2025 dengan prestasi ekonomi yang mencerminkan optimisme dan kepercayaan tinggi dari dunia usaha. Hingga triwulan III, realisasi investasi telah menembus Rp12,95 triliun, atau 120,3 persen dari target Rp10,76 triliun. Capaian ini tidak hanya melampaui ekspektasi, tetapi juga menegaskan Lampung sebagai salah satu motor investasi paling dinamis di Sumatera.

Dari jumlah tersebut, Rp10,83 triliun berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Rp2,12 triliun dari Penanaman Modal Asing (PMA). Total investasi ini tersebar dalam 16.457 proyek dan berhasil menyerap 18.645 tenaga kerja, terdiri dari 18.622 tenaga kerja Indonesia dan 23 tenaga kerja asing.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Kinerja luar biasa ini menempatkan Lampung pada peringkat ke-5 se-Sumatera, pencapaian yang mempertegas daya tarik ekonomi daerah. Pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru bermunculan. Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Tanggamus menjadi tiga wilayah dengan serapan investasi terbesar.

Bandar Lampung, dengan potensi sektor perdagangan, transportasi, hotel dan restoran, menjadi etalase ekonomi perkotaan yang menggeliat. Lampung Selatan tumbuh sebagai basis industri makanan dan logistik, sementara Tanggamus menjadi pusat investasi energi dan pertambangan yang terus meningkat.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran BUMN juga memberi warna penting dalam peta investasi Lampung. Total investasi BUMN mencapai Rp3,1 triliun, dengan kontribusi utama dari PT Pertamina Geothermal Energy (Rp1,6 triliun) dan PLN (Rp1,29 triliun) yang mengembangkan proyek-proyek energi berkelanjutan di Tanggamus dan sekitarnya.

Dari sisi global, Lampung kini menjadi tujuan bagi investor dari 46 negara, dengan lima negara terbesar yaitu Singapura, Korea Selatan, Malaysia, Australia, dan Tiongkok. Negara-negara sahabat itu telah menanamkan modal di sektor industri makanan, pertanian-perkebunan, kayu, logistik, dan energi.

Baca Juga  Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Semua ini menunjukkan satu hal penting, yakni kepercayaan dunia usaha terhadap Lampung terus menguat. Provinsi ini tidak lagi hanya menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera, tetapi telah menjelma sebagai titik pertumbuhan ekonomi baru yang berperan strategis dalam rantai pasok nasional.***

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB