DPRD Lampung Minta Kendala Teknis Sekolah Rakyat Segera Diselesaikan

Tauriq Attala Gibran

Senin, 13 Juli 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi di Lampung sempat tertunda. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi V DPRD Lampung, Elly Wahyuni, mendesak pemerintah daerah untuk tancap gas. Ia meminta percepatan realisasi Program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo agar segera dapat diakses oleh siswa dari keluarga kurang mampu.

Lampung (Netizenku.com): Menurutnya, penundaan teknis pada Sekretariat Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan hal yang wajar. Pasalnya, ini adalah program baru yang diluncurkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Setiap program anyar tentu membutuhkan waktu untuk penyempurnaan.

Baca Juga  Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

“Karena ini program baru, pelaksanaannya masih butuh proses. Apalagi bertepatan dengan masa penerimaan peserta didik baru (PPDB). Wajar jika ada kekurangan yang harus segera dibenahi,” ujar Elly saat di wawancarai diruang kerjanya, Senin (13/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Sekolah Rakyat digagas untuk memberi kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat. Target utamanya adalah membantu keluarga kurang mampu agar bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Baca Juga  Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Uniknya, program ini tidak hanya membebaskan biaya sekolah. Pemerintah justru fokus mengatasi akar masalah utama yang sering dihadapi warga miskin,  biaya penunjang sekolah.

“Program ini sangat baik karena menyasar masyarakat yang terkendala sekolah bukan karena biaya pendidikan, melainkan karena tidak mampu membeli sepatu, sandal, buku, dan perlengkapan lainnya,” tegasnya.

Melalui program inovatif ini, seluruh kebutuhan penunjang sekolah akan disediakan secara gratis. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga dan menciptakan pemerataan pendidikan di Lampung.

Baca Juga  Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Menyikapi kendala di lapangan, Elly meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Provinsi Lampung tidak mengulur waktu. Instansi terkait harus segera bersinergi melakukan percepatan.

Ia berharap kendala teknis bisa segera teratasi agar masyarakat miskin dapat langsung merasakan manfaatnya. Siswa dari keluarga prasejahtera harus segera mendapatkan fasilitas layak sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pemerintah. (*)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB