Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melantik Pengurus PMI Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026-2031 di Ballroom Rumah Makan Begadang III, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (30/7/2026). Dalam pelantikan tersebut, Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli resmi dikukuhkan sebagai Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan.
Lampung (Netizenku.com): Pelantikan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Donor Darah Sedunia dan kegiatan donor darah itu menjadi momentum penguatan komitmen PMI dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal dari amanah besar untuk melayani masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tugas sesungguhnya dimulai setelah kita meninggalkan ruangan ini, yaitu memberikan pelayanan terbaik, menghadirkan pertolongan, serta menebarkan kasih sayang kepada sesama manusia,” ujar Wulan.
Ia mengingatkan seluruh pengurus agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Menurutnya, nilai kasih sayang, kepedulian, dan semangat saling menolong merupakan fondasi utama dalam setiap gerakan PMI.
Wulan juga meminta jajaran pengurus memperkuat konsolidasi internal melalui organisasi yang solid, efektif, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh mitra kerja. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjadikan Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional sebagai pedoman dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Di bidang penanggulangan bencana, Wulan menegaskan kesiapsiagaan harus menjadi prioritas. Penguatan kapasitas relawan melalui pelatihan, simulasi, serta penyediaan sarana dan prasarana dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Ia juga mengingatkan arahan Ketua Umum PMI agar seluruh jajaran PMI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mampu merespons setiap kejadian bencana secara cepat.
“Targetnya, PMI harus hadir di lokasi terdampak maksimal enam jam setelah bencana terjadi melalui koordinasi yang kuat antara pengurus, relawan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Pada sektor pelayanan kesehatan, Wulan menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Markas PMI dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Lampung Selatan guna memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat.
“Tugas kita adalah memastikan ketersediaan darah sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan dengan cepat dan optimal,” ujarnya.
Selain itu, pembinaan relawan dan kader muda juga menjadi perhatian. Menurutnya, regenerasi organisasi harus terus diperkuat melalui pengembangan Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), dan Tenaga Sukarela (TSR), termasuk menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda.
Wulan berharap kepengurusan baru mampu membawa PMI Kabupaten Lampung Selatan menjadi organisasi yang semakin profesional dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pengurus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.
“PMI harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, baik dalam pelayanan darah, penanggulangan bencana, bantuan kemanusiaan, maupun pelayanan sosial lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Muhammad Firsada, yang mewakili Gubernur Lampung, mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang memiliki dampak besar bagi keselamatan sesama.
Menurutnya, setiap kantong darah yang tersedia di Unit Donor Darah PMI menjadi harapan hidup bagi banyak orang, mulai dari ibu melahirkan, korban kecelakaan, anak yang menjalani pengobatan, hingga pasien penyakit kronis.
“Donor darah adalah simbol kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan antarsesama,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru PMI Kabupaten Lampung Selatan mampu menghadirkan berbagai inovasi, meningkatkan jumlah pendonor sukarela, memperkuat kesiapsiagaan bencana, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan yang baru dilantik, Erma Yusneli, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, kepedulian, serta komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar Gerakan Palang Merah Indonesia,” kata Erma. (*)








