DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Provinsi Lampung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati sejumlah penyesuaian dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026. Penyesuaian dilakukan agar struktur anggaran lebih selaras dengan kondisi keuangan daerah sekaligus mendukung program prioritas pemerintah provinsi.

Lampung (Netizenku.com): Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengatakan hasil pembahasan bersama TAPD merupakan bagian dari proses penyempurnaan penganggaran untuk meluruskan sejumlah komponen yang dinilai belum sesuai.

“Hasil pembahasan bersama TAPD memang merupakan hasil pembahasan yang kami lakukan dalam proses penganggaran untuk meluruskan hal-hal yang memang belum sesuai. Seperti pada pembahasan sebelumnya, hal ini menjadi komitmen kita bersama,” ujar Giri, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga  Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, DPRD berharap APBD Perubahan 2026 dapat disusun berdasarkan kondisi riil dan kemampuan keuangan daerah sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam pembahasan tersebut, DPRD menemukan sejumlah pos anggaran yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah belanja pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih melebihi batas 2,5 persen sebagaimana ketentuan yang diamanatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, anggaran operasional serta belanja barang dan jasa juga menjadi fokus evaluasi dan penyesuaian.

Baca Juga  Reses Ungkap Keluhan Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Di sisi lain, DPRD dan TAPD sepakat untuk tetap memberikan prioritas terhadap program-program unggulan Gubernur Lampung. Fokus anggaran diarahkan pada pembangunan infrastruktur, hilirisasi sektor pertanian, serta penguatan infrastruktur pertanian sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Atas komitmen bersama, kami sepakat bahwa program-program unggulan Bapak Gubernur, baik di bidang infrastruktur, hilirisasi pertanian, maupun infrastruktur pertanian, harus menjadi titik fokus bersama,” tegasnya.

Selain melakukan penyesuaian belanja, pembahasan APBD Perubahan 2026 juga menghasilkan penurunan target pendapatan daerah. Langkah tersebut diambil setelah mempertimbangkan capaian realisasi pendapatan hingga pertengahan tahun yang dinilai belum optimal.

Baca Juga  Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Meski demikian, Giri tetap berharap target pendapatan yang telah ditetapkan dapat dicapai melalui kerja sama seluruh perangkat daerah dengan dukungan masyarakat.

“Kami berharap target yang telah ditetapkan tetap bisa tercapai. Tentu ini bukan hanya menjadi kerja OPD semata, tetapi juga memerlukan dukungan dan doa dari masyarakat Provinsi Lampung,” katanya.

Ia menambahkan, pendapatan daerah menurun mencapai hampir Rp100 miliar, dari sekitar Rp1,3 triliun menjadi Rp1,2 triliun. Sejalan dengan itu, belanja daerah juga mengalami penurunan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. (*)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB