Kadin Lampung Dorong DPRD Segera Tetapkan Raperda Insentif Investasi: “Lampung Harus Jadi Magnet bagi Investor”

Ilwadi Perkasa

Rabu, 8 Oktober 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadir mendampingi Yusuf Kohar, sejumlah pengurus Kadin Lampung seperti Wakil Ketua Umum Bidang Jares Mogni, Bernard Simanjuntak, dan Raban. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan Kadin dalam memperjuangkan kebijakan investasi yang berpihak pada dunia usaha lokal sekaligus menarik modal baru ke daerah.

Hadir mendampingi Yusuf Kohar, sejumlah pengurus Kadin Lampung seperti Wakil Ketua Umum Bidang Jares Mogni, Bernard Simanjuntak, dan Raban. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan Kadin dalam memperjuangkan kebijakan investasi yang berpihak pada dunia usaha lokal sekaligus menarik modal baru ke daerah.

Bandarlampung, (Netizenku.com): Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung menyampaikan sejumlah masukan strategis dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal yang digelar DPRD Provinsi Lampung, Senin (6/10).

Mewakili dunia usaha, M. Yusuf Kohar menegaskan komitmen Kadin Lampung untuk terus mendorong terciptanya iklim investasi yang lebih terbuka, efisien, dan bersaing. Menurutnya, Lampung memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang ekonomi Sumatera, namun perlu dukungan kebijakan yang konkret agar mampu menarik minat investor.

“Kami berharap Raperda ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tapi benar-benar menjadi instrumen yang memudahkan investor berusaha di Lampung. Daerah ini punya peluang besar, asal kita bisa memberikan pelayanan cepat, murah, dan tidak berbelit-belit,” ujar Yusuf Kohar.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, pemberian insentif yang menarik merupakan langkah penting untuk menumbuhkan kepercayaan pelaku usaha. Lampung, kata dia, tidak boleh kalah bersaing dengan daerah lain seperti Kendal, Batang, dan Jimbaran yang kini menjadi magnet investasi berkat kebijakan pro-bisnis dan pelayanan publik yang efisien.

“Jika pemerintah provinsi benar-benar menunjukkan niat tulus dan sikap ramah terhadap investor, maka Lampung akan berkembang jauh lebih cepat. Dunia usaha membutuhkan kepastian, bukan kerumitan birokrasi,” tambah Yusuf Kohar.

Baca Juga  Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Lampung itu, Yusuf Kohar juga menekankan pentingnya kolaborasi erat antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Ia berharap Raperda tentang insentif dan kemudahan investasi menjadi tonggak awal bagi Lampung dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan kompetitif.

Kadin Lampung, lanjutnya, siap berperan aktif memberikan masukan teknis dan dukungan data bagi pemerintah daerah agar regulasi ini benar-benar menjawab kebutuhan pelaku usaha.

“Kami tidak hanya mengkritisi, tapi juga ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Lampung. Dunia usaha siap berkontribusi, asalkan iklim investasinya jelas dan berpihak pada pertumbuhan,” tegasnya.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

Hadir mendampingi Yusuf Kohar, sejumlah pengurus Kadin Lampung seperti Wakil Ketua Umum Bidang Jares Mogni, Bernard Simanjuntak, dan Raban. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan Kadin dalam memperjuangkan kebijakan investasi yang berpihak pada dunia usaha lokal sekaligus menarik modal baru ke daerah.

Melalui Raperda ini, Kadin Lampung berharap Pemerintah Provinsi dapat menciptakan sistem perizinan dan pelayanan investasi yang lebih cepat, transparan, dan berorientasi hasil, sehingga Lampung benar-benar menjadi daerah ramah investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.***

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru