Maka pihaknya di 2020 telah menerbitkan total 20 ribu sertifikat dengan nilai aset mencapai Rp6,3 triliun. Selain itu, tambahnya, pada tahun ini bertambah lagi lebih dari 12 ribu sertifikat dari berbagai Kantor Pertanahan (Kantah) BPN di seluruh Indonesia.
“Perolehan ini tentu masih akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti. Dalam perjalanannya, PLN mengapresiasi KPK dan ATR/BPN yang sudah membantu percepatan sertifikasi,” ujar Wiluyo.
Wiluyo melaporkan khusus di wilayah Provinsi Lampung, PLN memiliki 3.008 persil yang belum bersertifikat. Target Sertifikasi Tahun 2021, katanya, sebanyak 1.310 persil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada periode Januari sampai dengan April 2021, sebut Wiluyo, telah terbit 457 sertifikat yang diserahkan pada acara Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Provinsi Lampung pada 20 April 2021.
“Alhamdulillah, pada hari yang istimewa ini, masih dalam rangkaian Hari Listrik Nasional Ke-76 tahun 2021, PLN mendapatkan 500 sertifikat lagi dari Kantah BPN di seluruh Provinsi Lampung, sehingga total sepanjang tahun 2021 telah terbit 957 sertifikat,” terang Wiluyo.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








