Dua Tokoh Lampung Berbeda Pendapat Soal Ukur Ulang HGU SGC: Investasi dan Kepentingan Masyarakat Dipertaruhkan

Ilwadi Perkasa

Senin, 21 Juli 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua tokoh Lampung terkemuka, Resmen Kadafi dan M Yusuf Kohar, memberikan pendapat berbeda terkait rencana pengukuran ulang lahan Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Grup Companies (SGC) yang menjadi sorotan Komisi II DPR RI. Keduanya sepakat untuk tidak sepakat atas rencana tersebut, dengan alasan yang selaras.

Resmen Kadafi, tokoh pemuda Lampung dan advokat, mengingatkan bahwa SGC merupakan aset Lampung yang harus dijaga kelangsungannya. Perusahaan ini menyerap 60 ribu tenaga kerja dan memenuhi kebutuhan 13 persen gula konsumsi rumah tangga. Menurutnya, tidak mudah mendatangkan investor yang bisa menyerap begitu banyak tenaga kerja dan memasok kebutuhan gula konsumsi nasional.

Baca Juga  Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

“Tak mudah mendatangkan investor yang bisa menyerap begitu banyak tenaga kerja dan memasok kebutuhan gula konsumsi nasional,” ujarnya, Sabtu (19/07/2025).

Resmen juga menegaskan bahwa HGU adalah dokumen hukum negara yang pasti sudah diukur oleh BPN secara cermat dan akurat. Kepemilikan HGU itu tidak bisa dipertanyakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Pengukuran Ulang Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

M Yusuf Kohar, mantan Ketua APINDO Lampung dan Wakil Walikota Bandarlampung, berpendapat bahwa pengukuran ulang lahan HGU tidak dapat dilakukan sembarangan.

Menurutnya, ada aturan yang harus diikuti dan tidak boleh sembarangan, sebab masalah ini dapat merusak iklim investasi yang menghendaki adanya asas kepastian.

“Pengukuran ulang hanya bisa dilakukan jika atas permintaan pemilik lahan yang secara hukum menguasai, dan kedua, atas perintah pengadilan,” tegas Yusuf.

Dampak Ukur Ulang HGU SGC

Rencana pengukuran ulang lahan HGU SGC telah memicu perdebatan di Lampung. Jika pengukuran ulang dilakukan, maka dapat berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi di Lampung. Selain itu, juga dapat mempengaruhi kesempatan kerja puluhan ribu tenaga kerja yang bekerja di SGC.

Baca Juga  Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Guru TK Bentuk Karakter Anak

Dengan demikian, kedua tokoh Lampung ini memiliki pendapat yang selaras terkait rencana pengukuran ulang lahan HGU SGC. Keduanya sepakat bahwa keputusan tersebut harus diambil dengan hati-hati dan mempertimbangkan dampaknya terhadap investasi dan kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

19 Tahun Dikeluhkan, Jalan Penghubung Tanjung Baru–Baru Ranji Lampung Selatan Dipastikan Diperbaiki 2026
Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat
Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur
Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar
DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja
Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus
Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total
Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:24 WIB

BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Pemkab Tubaba Ingatkan Warga Jangan Tergiur Hasil Instan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Warga Buay Bulan Bersiap Sampaikan Aspirasi, Konflik HGU PTPN 1 Masuk Babak Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:59 WIB

SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:19 WIB

32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:37 WIB

Tulang Bawang Barat

Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:12 WIB

Tulang Bawang Barat

SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:59 WIB