Kecamuk Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan Satu Korban Tewas

Redaksi

Minggu, 8 April 2018 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bersama warga sedang mengeluarkan korban tewas dari puing reruntuhan.

Petugas bersama warga sedang mengeluarkan korban tewas dari puing reruntuhan.

Bandarlampung (Netizenku.com): Hujan lebat disertai angin kencang yang merundung Kota Bandarlampung, Minggu (8/4) sore, memakan korban. Tidak hanya banyak pohon yang dikabarkan tumbang di beberapa lokasi, tetapi juga sebuah ruko ambruk digeruduk longsor. Akibatnya satu korban tewas tertimpa material bangunan.

Saat dihubungi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandarlampung, M. Rizky, mengatakan belum dapat menjelaskan secara detail karena hingga pukul 17.59 wib personilnya masih berada di lokasi kejadian. \”Ada 14 anggota kita saat ini masih di TKP,\” katanya saat dihubungi Netizenku.com via telepon genggamnya.

Baca Juga  Sekolah Ruang Strategis Literasi Keuangan, Dari Uang Saku untuk Masa Depan

Lokasi kejadian itu sendiri berada di Kelurahan Campang Raya, Sukabumi, Bandarlampung. Rizky menambahkan, pembangunan di lokasi kejadian memang sedang berkembang. \”Sebenarnya lingkungan daerah itu bukan wilayah rawan longsor, tetapi saat inj di situ lagi banyak pembangunan, sehingga tanah menjadi gembur. Setelah diguyur hujan yang sangat intens, akhirnya terjadi longsor,\” paparnya.

Baca Juga  Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Dia melanjutkan korban tewas adalah lelaki dan jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Mengenai kemungkinan adanya korban lain, Rizky belum bisa memastikan. \”Nanti saja kalau data dari lapangan sudah masuk, baru kita kabari lagi. Ini supaya datanya valid dan tidak menimbulkan simpang siur di masyarakat,\” katanya.

Sementara itu pada waktu hampir bersamaan, dilaporkan banyak pohon tumbang. Seperti yang dialami Supri yang tinggal di Jl. Danau Toba, Kelurahan Surabaya, Kedaton. Pohon jambu yang ada di pekarangannya tumbang akibat didera angin kencang.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

\”Padahal pohonnya tidak tinggi. Dan batangnya pun kokoh. Tapi memang iya, hujan tadi dibarengi angin kencang. Makanya saya juga kaget waktu tiba-tiba dahan pohonnya tumbang. Untung tidak menimpa orang karena lokasinya yang dekat pintu masuk dan persis di pinggir jalan,\” ucapnya. (Aby)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB