Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akan menyelenggarakan event Tubaba XC Race 2021.
Event kompetisi itu akan dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 18 sampai 19 Desember 2021, di Komplek Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba.
Kegiatan tersebut akan diikuti oleh ISSI Kabupaten Lumajang, ISSI Provinsi Sumatera Selatan serta kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Pelaksana kegiatan XC Race, Tri Kasahri, mengatakan ajang pencarian bakat pembalap sepeda gunung Lampung tersebut bertujuan untuk mencari atlet-atlet sepeda.
“Ini merupakan tindak lanjut dari program ISSI Provinsi Lampung. Kebetulan kegiatan ini diminta dilaksanakan di Kabupaten Tubaba. Terdapat 112 peserta dalam kegiatan itu,” ujarnya mendampingi Ketua ISSI Tubaba, Ahmad Hariyanto saat dikonfirmasi wartawan saat meninjau lokasi lintasan XC Race, Selasa (14/12).
Dijelaskannya, terdapat 3 jenis perlombaan dalam kegiatan itu. Yakni, Cross Country Olympics (XCO), Cross Country Elimination (XCE), dan Cross Country Rilley (XCR).
“XCO jarak yang harus ditempuh sepanjang 4 Km, yang terdiri dari kelas Youth Men, Elite, Master, dan Junior serta Open. Untuk kelas XCE jarak yang harus ditempuh 800 M, terdiri dari kelas Open Men/Women dan Open Men/Women-Regional. Sementara XCR jarak yang harus di tempuh 2000 M. terdiri dari Master Open Men,” jelasnya.
Sementara, Sekretaris Umum Tubaba XC Race, Sungkowo Titis menyampaikan, kegiatan Tubaba XC Race juga dibarengi dengan kegiatan Gowes Pasti Sehat (Gopas).
Gopas dilakukan dalam rangka turut memeriahkan kegiatan Tubaba XC Race Tubaba. Pada tanggal 19 Desember, dengan rute, Start dari Islamic Center, Pulung Kencana, Kagungan Ratu, Tugu Nago dan Finish di Uluan Nughik.
Kegiatan itu juga akan isi dengan memperkenalkan produk UMKM yang ada di Kabupaten Tubaba.
Selain Tubaba, terdapat enam kabupaten di Provinsi Lampung yang akan ikut memeriahkan kegiatan tersebut, yakni, Kabupaten Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Selatan, Bandarlampung, Lampung Tengah, dan Metro.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Yang jelas untuk mengobati hati masyarakat yang sudah lama ingin gowes,” pungkasnya. (Arie/leni)








