Herman HN Sikapi Pemakaman Ulang Jenazah Pemulasaran Covid-19

Redaksi

Rabu, 27 Januari 2021 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makam H Aliun Umar (78) di TPU turunan Perum Damri dibongkar paksa pihak keluarga dan puluhan warga setempat, Selasa (26/1). Foto: Netizenku.com

Makam H Aliun Umar (78) di TPU turunan Perum Damri dibongkar paksa pihak keluarga dan puluhan warga setempat, Selasa (26/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung Herman HN meminta masyarakat untuk menuruti imbauan paramedis atau tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Wali Kota Herman HN sebagai Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung menyampaikan hal itu guna menyikapi peristiwa pembongkaran makam jenazah yang dikuburkan dengan prosedur pemulasaran Covid-19.

\”Saya minta kepada masyarakat dalam kondisi pandemik seperti ini kita harus menyadari situasi, apa kata medis harus kita ikuti. Kita tidak bisa menyalahkan medis karena semua orang juga takut,\” kata Herman HN di Kantor Pemkot setempat, Rabu (27/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Seperti kemarin ada jenazah yang diambil, memang dibungkus, tapi (sebaiknya) janganlah. Protokol kesehatan harus tetap jalan, waktu pemakaman kalau ada yang kena kan repot. Kita harus jaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,\” ujar dia.

Pada Selasa (26/1) pagi, warga Kelurahan Way Ketibung Kecamatan Enggal membongkar paksa makam jenazah pemulasaran Covid-19 yang telah disemayamkan sepekan lalu di tempat pemakaman umum (TPU) Turunan Perum Damri Jalan KH Ahmad Dahlan.

Pihak keluarga membongkar makam ayah mereka agar almarhum dimakamkan secara normal karena hasil tes PCR mengatakan Negatif Covid-19 setelah sebelumnya diperiksa rapid test dengan hasil Reaktif.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Saya sudah beberapa kali rapat dengan pihak rumah sakit, kita sudah imbau. Tapi hasil swabnya kadang 2-3 hari. Harusnya kita punya alat swab \’gak mahal-mahal cuma Rp1M-Rp2M,\” ujar Herman HN.

\”Tempo hari kan saya sudah mau beli tapi kata Bu Reihana selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung \’Gak usah Pak.\’ Karena kita harus satu atap semua di provinsi,\” kata Herman HN.

Sementara ahli waris almarhum Hi Aliun Umar (78), Kurniawan, mengatakan keluarga besarnya menyesalkan perlakuan pihak salah satu rumah sakit umum swasta yang langsung mengisolasi ayahnya yang baru diketahui Reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Kan belum tentu Positif Covid-19. Baru Senin (25/1) kemarin tahu hasil tes PCR-nya Negatif. Kalau kami baca di situ (surat) harusnya kami terima tanggal 21 Januari. Ternyata dari rumah sakit baru kemarin diberikan setelah kami yang minta,\” ujar dia.

Almarhum Hi Aliun Umar dibawa pihak keluarga ke rumah sakit pada Selasa (19/1) pukul 15.30 WIB dan kemudian dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (20/1) lewat tengah malam. (Josua)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB