Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lampung dari daerah pemilihan (Dapil) Lampung Tengah, Budi Hadi Yunanto, menanggapi fenomena perbaikan jalan secara swadaya yang dilakukan masyarakat di sejumlah titik di Lampung Tengah. Ia menilai, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
‎
‎lampung (Netizenku.com): Menurut Budi, inisiatif warga memperbaiki jalan secara mandiri menunjukkan tingginya kepedulian sekaligus menjadi sinyal bahwa kebutuhan infrastruktur, khususnya jalan, sudah sangat mendesak.
‎
‎“Fenomena ini menjadi pekerjaan rumah bersama, khususnya bagi pemerintah daerah Lampung Tengah, untuk menyikapinya secara serius,” ujar Politisi PKB Lampung ini, Kamis (23/04/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, masyarakat melakukan swadaya karena memiliki harapan besar terhadap infrastruktur jalan yang layak. Pasalnya, kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, perdagangan, hingga kesehatan.
‎
‎Salah satu contoh terjadi di Kampung Mujirahayu, Kecamatan Seputih Agung. Warga setempat melakukan perbaikan jalan kabupaten secara mandiri tanpa dukungan anggaran pemerintah.
‎
‎Perbaikan dilakukan melalui pengumpulan donasi masyarakat yang mencapai Rp96.017.000, dengan pengerjaan awal berupa penghamparan batu pada ruas jalan penghubung Mujirahayu–Candirejo.
‎
‎Budi menegaskan, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses penghubung antar kecamatan hingga ke wilayah Lampung Utara.
‎
‎“Ini harus menjadi atensi khusus pemerintah dalam rangka mempercepat perbaikan jalan yang rusak,” tegas Ketua GP Ansor Lampung itu.
‎
‎Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran infrastruktur di Lampung Tengah yang dinilai masih minim, yakni sekitar Rp200 hingga Rp300 miliar. Dengan luas wilayah yang cukup besar, anggaran tersebut belum mampu menjawab seluruh kebutuhan pembangunan jalan.
‎
‎Untuk itu, Budi mendorong pemerintah daerah agar lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dinilai penting agar tersedia ruang fiskal yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur.
‎
‎“Pemerintah daerah harus mampu mencari terobosan, baik melalui peningkatan PAD, kerja sama dengan investor, maupun skema pembiayaan lainnya, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (*)
‎

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB