Hasil Tracking Pasien, 16 Orang Non Reaktif

Redaksi

Rabu, 11 November 2020 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Hasil tracking pasien positif Covid-19 Ny.S (63), sebanyak 16 orang dinyatakan non reaktif. Diketahui P-29 tersebut telah meninggal dunia pada 4 November lalu.

S merupakan warga Indralaya Utara, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) yang meninggal dunia di RSUD Tubaba setelah menjalani perawatan lantaran sakit sejak 28 Oktober 2020 dan dimakamkan secara normal tanpa protokol Covid-19.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Eri Budi Santoso yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kepada netizenku.com, Rabu (11/11).

Ebe sapaan akrabnya menerangkan, dari 16 orang yang di rapid test tersebut, sebanyak 10 orang merupakan keluarga pasien dan sebanyak 6 orang yakni tenaga medis yang menangani pasien saat dirujuk ke klinik Asih Medika Indraloka Jaya tanggal 28 Oktober 2020, dan kembali di rujuk ke RSUD Tubaba lantaran S menunjukkan hasil reaktif Covid-19 hasil rapid test.

Baca Juga  Tumijajar Digegerkan Penemuan Buaya

“Sebanyak 16 orang yang di rapid test hasil tracking dari Ny. S yakni sebanyak 10 orang dari keluarga, dan 6 orang merupakan tenaga medis. Hasilnya, semuanya non reaktif hasil rapid test,\” jelasnya.

Dia menghimbau, agar masyarakat di kecamatan tersebut tidak panik, dan tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan menerapkan 4 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

\”Protokol kesehatan ini tidak bertujuan untuk mempersulit warga masyarakat beraktifitas, akan tetapi sebagai upaya bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,\” pungkasnya.

Diketahui, pasien S (63) warga Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia pada 4 November 2020.

Baca Juga  Miliki Riwayat dari Jakarta, Wanita Hamil di Tubaba Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebelum meninggal, pasien S (P-29) dirujuk dari klinik Asih Medika Indraloka Jaya tanggal 28 Oktober 2020, sebelum dilakukan penanganan medis pasien terlebih dahulu dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif sehingga kembali dirujuk ke RSUD Tubaba.

\”Sehubungan dengan KK dan KTP Sumatera Selatan, test swab dilaksanakan menunggu dokumen. Dan sample swab mulai diambil tanggal 2 dan 3 November 2020. Pada masa itu, pasien tetap dirawat di RSUD Tubaba atas permintaan keluarganya. Selama dirawat pasien ditunggu keluarganya asal Indraloka Jaya dan Indraloka II,\” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tubaba, Eri Budi Santoso, Senin (9/11).

Baca Juga  WTP Berturut-turut, Tubaba Raih Penghargaan dari Kemenkeu

Setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Tubaba selama 8 hari, pada 4 November 2020 pasien S meninggal dunia. Sementara hasil swab belum keluar.

\”Karena belum keluar hasil swabnya, akmarhumah dimakamkan dengan prosesi normal di Tiyuh Indraloka II Kecamatan Way Kenanga. Prosesi pemakamannya dengan catatan dan perjanjian keluarga dengan RSUD Tubaba, yakni dilaksanakan oleh keluarga tanpa melibatkan orang luar. Dan ini pun sudah dilakukan koordinasi dengan Kepalo Tiyuh, keluarga dab masyarakat, mereka setuju,\” ulasnya.

Berselang sehari dari meninggalnya pasien S, berdasarkan hasil swab Labkesda Provinsi Lampung tanggal 5 November 2020, pasien S dinyatakan konfirmasi positif Covid-19. Dan hasil swab tanggal 5 November ini baru diterima laporannya oleh Dinkes Tubaba pada 8 November 2020.(Arie)

Berita Terkait

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA
Sekdakab Tubaba Sampaikan Rancangan KUA PPAS APBD 2025 kepada DPRD
Adu Nasib, Puluhan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Tubaba
DPRD Tubaba Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Tahun 2023
Keji, Pasutri Diduga Lakukan Tindak Asusila ke Teman Pekerja
M Firsada Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar Kategori Transformatif
Kajari Tubaba Silaturahmi ke Balai Prof. Bagir Manan PWI
M Firsada Tegas Larang Judi Online bagi ASN dan Masyarakat Tubaba

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 15:39 WIB

Pj Gubernur Lampung Tinjau OJK dan Bank Lampung

Senin, 15 Juli 2024 - 13:35 WIB

Lestarikan Bahasa Lampung, Kober Nilai Butuh Kebijakan dan Peranan Pemda

Senin, 15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Bahasa Lampung Terancam Punah, Kober Gelar Festival Seni Bahasa Lampung

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:06 WIB

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:34 WIB

Grafik Pemuda Jadi Petani Rendah, Lampung Gaungkan Tagline Jadi Petani Itu Keren

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:17 WIB

Jokowi Titip Pesan Stabilkan Inflasi di Lampung

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:09 WIB

Dapid: Mengapa PLN Lampung Tidak Memfungsikan PLTU?

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:50 WIB

Lampung Pemain Penting dalam Perdagangan Rempah Nusantara

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Raih Dua Penghargaan dalam GTTGN XXV Tahun 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 21:04 WIB

Pringsewu

Pj Gubernur Lampung Buka MPLS Tingkat SMA dan SMK di Pringsewu

Senin, 15 Jul 2024 - 19:55 WIB

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) M Firsada, menerima penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa.

Addvertorial

Pj Bupati Tubaba Raih Penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa

Senin, 15 Jul 2024 - 19:18 WIB

Sekretaris Kabupaten Pesawaran Wildan, menyampaikan pokok-pokok perubahan APBD Tahun 2024 pada rapat paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 di ruang rapat DPRD Kabupaten Pesawaran, Senin (15/7/2024). (Soheh/NK)

Pesawaran

Bupati Pesawaran Sampaikan Pokok-pokok Perubahan APBD 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 17:08 WIB