Gawat! Pilkati Serentak Tubaba Diwarnai Kerusuhan Massa

Redaksi

Rabu, 24 November 2021 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kerusuhan massa terjadi saat pelaksanaan Pemilihan Kepalo Tiyuh Serentak tahun 2021 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Hal itu tergambar dalam simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) yang dilaksanakan di Lapangan Kelurahan Panaragan Jaya samping Mapolres Tubaba, Selasa (23/11).

Simulasi tersebut langsung dihadiri oleh Kapolres Tubaba, AKBP Sunhot P Silalahi, S.IK,M.M, bupati yang diwakili Sekda, Ir. Novriwan Jaya SP, Danramil Tulangbawang Tengah dan Tulangbawang Udik, Danki Brimob Kompi III Batalyon B Pelopor Tuba, Iptu Darwanto, SH, Kajari Tuba diwakili oleh Doan Adyaksa SH, MH, kepala OPD di lingkup Pemkab, PJU Polres Tubaba, para camat, personel Polres, Personil Kodim 0412 LU, dan panitia Pilkati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKBP Sunhot P Silalahi mengatakan, situasi pengamanan Pilkati serentak sudah dipersiapkan, namun sebagai aparat keamanan terutama TNI dan Polri, dan Pemerintah Daerah, khususnya kepanitiaan dari tingkat tiyuh sampai tingkat kabupaten tidak mau Pilkati serentak ke depan berjalan tidak sebagaimana mestinya, sehingga semua aturan-aturan kepanitiaan pelaksanaan dan bagaimana sistem pengamanan harus direncanakan dengan baik sejak dini.

Baca Juga  Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

“Simulasi ini juga bertujuan mengingatkan kepada personel tentang prosedur yang nantinya akan berjalan di TPS Pilkati. Dan juga mengingatkan anggota, bagaimana tata cara menangani permasalahan yang mungkin saja terjadi saat Pilkati nantinya,” kata kapolres.

Digelarnya acara simulasi Pilkati tersebut, lanjut Kapolres, dilengkapi dengan perlengkapan prosedur yang akan diaplikasikan di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) seperti, kotak suara, papan penghitungan suara, dan hasil surat suara.

Baca Juga  Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

“Selain perlengkapan yang ada di TPS, simulasi ini juga menyertakan peserta pemilih, personel pengamanan, personel Linmas, panitia. Dalam simulasi ini kita peragakan ada sekelompok warga/massa yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara tersebut,” ulasnya.

Kapolres menjelaskan, dalam sistem pengamanan Pilkati nantinya, di 1 TPS akan ditempatkan satu personel Polres Tubaba, dan empat Linmas.

“Namun, jika nantinya diduga ada kerawanan, maka di satu TPS bisa ditempatkan lebih dari satu personel Polres dan dua Linmas,” jelasnya.

Kapolres Tubaba berharap dengan digelarnya simulasi ini, personel siap menghadapi pengamanan pemilihan kepala tiyuh serentak di kabupaten ini. Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkati tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebab di tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan, dan harus ditegaknya, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan di setiap TPS juga harus disiapkan protokol kesehatan yang lengkap.

Baca Juga  Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

“Masyarakat juga sudah bisa menerima hasil voting, karena ada wadah yang disiapkan apabila ada sengketa atau ada kekurangan dalam penyelenggaraan ini, semoga Pilkati serentak tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan bermartabat,” harapnya.

Kapolres menyampaikan, pada saat pelaksanaan simulai pengamanan TPS, mengingatkan kembali gambaran situasi di lapangan, sehingga anggota dapat mengetahui dan bisa mengambil tindakan tepat untuk situasi yang tidak diinginkan.

“Apabila ada hal-hal yang dinilai perlu diambil tindakan, segera melapor ke Polres setempat, dan dicegah lebih awal agar tidak meluas,” cetusnya. (Arie/Leni)

Berita Terkait

DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar
Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:56 WIB

Rakernas PJ91 Digelar di Lampung, Jihan Tekankan Semangat Persaudaraan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:27 WIB

Wali Kota Metro Ramaikan Bursa Ketua Demokrat Lampung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:41 WIB

Kembalikan Berkas Pendaftaran, Budiman AS Siapkan Strategi Khusus untuk Musda Demokrat Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:38 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Creative Financing

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:35 WIB

Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker di Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Jelang Peluncuran Lampung In Versi 2, Wagub Jihan Minta Tata Kelola dan Respons Aduan Diperkuat

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:07 WIB

Edy Irawan Resmi Kembalikan Berkas, Bidik Kembali Kursi Ketua Demokrat Lampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Berita Terbaru

Lampung

Wali Kota Metro Ramaikan Bursa Ketua Demokrat Lampung

Minggu, 21 Jun 2026 - 10:27 WIB

Gelaran Bandar Lampung Color Run 2026 murni tanpa menggunakan APBD.(Ilustrasi: ist)

Bandarlampung

Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:04 WIB