BERBAGI

 

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2021, Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) mengajak masyarakatnya untuk melakukan aksi “clean up day” gerakan ambil dan pilah sampah di tempat aktivitas masing-masing pada Jumat 5 Maret 2021 mendatang.

Bahkan, Pemkab Tubaba akan menggelar aksi peduli sampah secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Tubaba di lingkungan OPD, fasilitas kesehatan, kecamatan, sekolah, tiyuh, dan perusahaan, serta organisasi kemasyarakatan.

“Bupati telah mengeluarkan surat edaran agar setiap OPD, fasilitas kesehatan, sekolah-sekolah, para camat sampai dengan tiyuh, organisasi masyarakat, dan perusahaan melaksanakan aksi ini secara serentak pada Jumat 5 Maret ini. Ini sebagai bentuk kepeduliaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, lingkungan sekitar, dan melalui sampah juga bisa mendorong peningkatan ekonomi,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tubaba, Firmansyah, ST.MT, Selasa (2/3).

Dalam aksi itu, nantinya setiap instansi untuk dapat memilah sampah non organik (plastik) dan organik, sampah tersebut ditimbang dan dilaporkan kepada bupati melalui Dinas Lingkungan Hidup, mengupload, serta mendokumentasi kegiatan tersebut ke media sosial melalui Instragram, Facebook Dinas Lingkungan Hidup Tubaba, dan media sosial masing-masing.

“Untuk aksi ambil sampah secara virtual akan kita laksanakan di Komplek Islamic Centre Tubaba pada Jumat 5 Maret dimulai sekitar pukul 08.00-09.00 WIB. Aksi keren kepada lingkungan ini juga bisa ditunjukkan secara virtual melalui zoom meeting ID: 5817391820,” ulasnya.

Firman menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan banyak hadiah seru bagi pemenang foto inspiratif saat clean up day yang tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 dengan mengirim ke whatsapp 081288125182.

“Ayo kita melakukan aksi ini di mana pun tempat kita beraktivitas, di rumah, kantor, atau tempat wisata bersama keluarga, teman, atau komunitas kita. Selain dapat menjadikan lingkungan sekitar kita bersih, ini juga sebagai upaya memutus mata rantai penyakit yang diakibatkan oleh sampah, dan pandemi Covid-19,” harapnya.

Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19, lanjut dia, dalam melakukan aksi ini tetap untuk menghindari terjadinya kerumunan massa yang besar, dan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan. (Arie/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here