BPPRD Tubaba Lampaui Target PAD 102,60 Persen

Redaksi

Selasa, 18 Januari 2022 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Meskipun di tengah pandemi Covid-19 diiringi dengan melemahnya perekonomian masyarakat, namun Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Badan Pengelolaan Pendapatan dan Retribusi Daerah (BPPRD) mampu mencapai target pendapatan asli daerah hingga 102,60 persen.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tubaba tahun 2021 dipatok senilai Rp20,797 miliar dan terealisasi senilai Rp21,338 miliar atau 102,60 persen.

Kepala BPPRD Tubaba, Aria Septajaya Sesunan, didampingi Kasi Pelaporan, Joni Andri, mengungkapkan capaian realisasi PAD tersebut berasal dari Pajak Daerah dan hasil Retribusi Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target PAD dari Pajak Daerah senilai Rp19,098 miliar dan terealisasi senilai Rp19,831 miliar atau 103,84 persen. Sementara Retribusi Daerah dari target senilai Rp1,698 miliar tercapai senilai Rp1,507 miliar atau hanya tercapai 88,72 persen,” kata dia kepada Netizenku.com di ruang kerjanya, Selasa (18/1).

Baca Juga  DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar

Dia merinci capaian hasil Pajak Daerah, bersumber dari pajak hotel yang ditarget senilai Rp23 juta dapat terealisasi sebesar Rp87,763 juta atau 381,58 persen. Pajak restoran dari target Rp800 juta dapat terealisasi sebesar Rp801,337 juta atau 100,17 persen. Pajak hiburan dari target senilai Rp15,5 juta hanya terealisasi sebesar Rp1,6 juta.

Selanjutnya, Pajak Reklame dari target Rp195 juta dapat terealisasi sebesar Rp230,546 juta atau 118,23 persen. Pajak Penerangan Jalan dari target sebesar Rp9,250 miliar dapat terealisasi sebesar Rp10,180 miliar atau 110,06 persen. Pajak Parkir dari target sebesar Rp75 juta terealisasi sebesar Rp88,239 juta atau 117,65 persen. Pajak Air Bawah Tanah dari target sebesar Rp140 juta hanya terealisasi sebesar Rp113,7 juta. Pajak Bumi dan Bangunan P2 dari target Rp8 miliar hanya dapat terealisasi sebesar Rp7,9 miliar, dan Pajak BPHTB dari target senilai Rp600 juta hanya terealisasi sebesar Rp427,2 juta.

Baca Juga  Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

“Memang jika dibagi per sektor pajak, ada yang over target dan ada yang tidak tercapai. Yang tidak tercapai ini terimbas akibat tahun lalu masih dalam situasi pandemi seperti pajak hiburan yang hanya terealisasi sebesar 10,36 persen. Namun secara global realisasi dari hasil pajak daerah over target yakni mencapai 103,84 persen,” ulasnya.

Aria menambahkan, dalam target PAD dari sektor Retribusi Daerah dalam realisasinya dilaksanakan oleh beberapa OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Diskoperindag, Diskominfo, Dinas PUPR, Dispora, dan Dinas Penanaman Modal dan Pengelolaan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dari target sebesar Rp1,698 miliar hanya terealisasi senilai Rp1,507 miliar.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Dia merinci, untuk sektor Retribusi Jasa Umum dari target sebesar Rp756,130 juta dapat over target hingga mencapai Rp909,240 juta. Retribusi Jasa Usaha dari target sebesar Rp342,500 juta juga mengalami over target mencapai Rp406,941 juta, dan Retribusi Perizinan Tertentu (IMB) dari target sebesar Rp600 juta hanya terealisasi sebesar Rp190,892 juta.

“Alhamdulillah walaupun dalam situasi pandemi, kami bersama OPD terkait bisa mengupayakan agar mencapai target PAD yang ditetapkan, walaupun ada beberapa sektor pajak dan retribusi yang realisasinya jauh dari target yang ditetapkan. Kami optimis tahun 2022 ini seiring dengan meredanya pandemi Covid-19 target PAD juga akan tercapai seratus persen,” tutupnya. (Arie/Leni)

Berita Terkait

DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar
Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:41 WIB

Kembalikan Berkas Pendaftaran, Budiman AS Siapkan Strategi Khusus untuk Musda Demokrat Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Guru TK Bentuk Karakter Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:38 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Creative Financing

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:35 WIB

Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker di Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:07 WIB

Edy Irawan Resmi Kembalikan Berkas, Bidik Kembali Kursi Ketua Demokrat Lampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Gelaran Bandar Lampung Color Run 2026 murni tanpa menggunakan APBD.(Ilustrasi: ist)

Bandarlampung

Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:04 WIB