Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) memberikan penghargaan kepada para tokoh pemekaran kabupaten setempat dalam rapat paripurna istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 di Aula Rapat Gedung DPRD, Panaragan, Tulangbawang Tengah, Senin sore (4/4).
Para tokoh pemekaran yang mendapatkan penghargaan dan diserahkan langsung pada paripurna tersebut yaitu, Koiri Rujungan, Hanan A Razak (Anggota DPR RI), Adeham (Alm), Marwan Arifin, Nidalia Johansyah Maki, Tamhir Sabak, Sahmin Suttan Seimbang (Alm), M Soleh Sulaiman (Alm), dan Fakhruddin MS.
Dalam paripurna istimewa dipimpin ketua DPRD, dan turut dihadiri Asisten I Pemprov Lampung, Qudrotul Ikhwan, Wakil Bupati Tubaba, Fauzi Hasan, Kapolres, Kajari Tuba, unsur Forkopimda, Sekdakab Novriwan Jaya, para asisten, kepala OPD, tokoh pemekaran kabupaten dan tamu undangan tersebut, Bupati Tubaba, Ir Umar Ahmad SP, berharap peringatan hari bersejarah ini menjadi momentum evaluasi terhadap apa yang telah disumbangkan untuk Kabupaten Tubaba khususnya dalam mendorong terciptanya peradaban yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seiring perjalanan panjang yang telah dilalui,
Kabupaten Tubaba telah mengalami perubahan signifikan, baik dari aspek fisik, aspek sosial budaya, ekonomi, dan lingkungan,” kata bupati saat sambutan dalam rapat paripurna istimewa.
Dari aspek fisik, kata bupati, pengembangan kawasan perkotaan Kabupaten Tubaba, pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan, pasar tradisional yang modern dan sarana prasarana lainnya telah dapat dilihat dan nikmati bersama.
Dari aspek sosial budaya, lanjut dia, penduduk dan aktifitasnya semakin beragam sejalan peran Kabupaten Tubaba sebagai pusat pertumbuhan, yang mengundang warga dari daerah lain untuk berwisata sehingga berdampak terhadap meningkatnya pertumbuhan ekonomi.
“Berbagai perubahan ini tentu harus diantisipasi secara cerdas, antara lain dengan memulihkan kualitas lingkungan agar tetap menjadi tempat yang nyaman bagi sistem kehidupan, sekaligus memberi dampak terhadap peningkatan kesejahteraan warga dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya banyak perubahan dalam kehidupan. Perubahan tersebut harus diiringi perubahan karakter dan cara pikir menjadi lebih terbuka, kreatif, mandiri dan mampu menjalin hubungan sosial dengan baik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman agar setiap orang dapat memberi manfaat besar bagi lingkungan dan dirinya sendiri.
“Peringatan tiga belas tahun Kabupaten Tubaba harus dimaknai sebagai sarana meningkatkan dan memanfaatkan daya pikir yang lebih maju, sesuai visi Kabupaten Tubaba maju, sejahtera dan berdaya saing,” kata Umar.
Bupati berharap peringatan hari jadi ke-13 Kabupaten Tubaba menjadi titik tolak lahirnya budaya perubahan, berubah untuk menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik dengan prinsip “Nemen, Nedes, dan Neremo”, yang akan mengantarkan Menuju Tubaba, pulang ke masa depan.
“Perubahan adalah kata kunci yang harus dijalani setiap individu, tiidak saja dalam konteks peningkatan kualitas diri sendiri, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat dan Kabupaten Tubaba secara lebih luas,” tutupnya.
Sementara itu Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemkab Tubaba semoga usianya yang ke-13 tahun dapat terus mewujudkan pembangunan yang lebih baik di masa depannya.
“Selamat Ulang Tahun ke-13 tahun, dan kami mengapresiasi jajara Pemkab Tubaba atas kerjasamanya dapat mewujudkan pembangunan di Provinsi Lampung selama beberapa tahun, dan semoga Tubaba semakin lebih maju, berkembang,” ungkap gubernur dalam sambutan yang dibacakan Qudrotul Ikhwan.
Gubernur juga mengajak jajaran pemerintah daerah untuk terus membangun sinergitas antara pemerintah pusat, Pemprov guna melakukan perubahan kearah yang lebih baik dengan kekompakan menciptakan suasana damai.
“Tentu hal ini juga membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (Arie/Leni)








