Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melakukan rapid test di RSUD Tubaba, Senin (23/11).
Hal ini disebabkan, salah satu pegawai honorer di BPKAD ruang 1 inisial HR warga Kabupaten Tulang Bawang dinyatakan konfirmasi positif Covid-19 dan tengah di rawat di RSUD Kabupaten Tulang Bawang.
\”Hari ini kami yang di BPKAD ruang 1 semuanya di rapid test, dan pelayanan mulai hari ini kita pusatkan di BPKAD ruang 2,\” ungkap Kepala BPKAD Tubaba Mirza Irawan, kepada Netizenku.com, Senin (23/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan, dilakukan rapid test seluruh pegawai tersebut untuk mendeteksi dini, agar Virus Corona ini tidak memapar ke pegawai lainnya.
\”Ruangan BPKAD sudah di semprot desinfektan, dan menurut tim medis virus akan mati sekitar 3 hari kemudian, maka untuk menjaga itu, ada beberapa pegawai yang bekerja dari rumah, dan sebagian tetap bekerja di ruang BPKAD 2. Setelah 3 hari nanti kita lihat perkembangannya lagi,\” tuturnya.
Sementara Kabid Pencegahan dan Psngendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Tubaba, Eka Riyana mengatakan, para pegawai di BPKAD dilakukan rapid test merupakan langkah tracking lantaran di OPD tersebut ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.
\”Mereka itu hasil tracking, sementara pasien HR tidak tercatat pasien Covid-19 Kabupaten Tubaba melainkan pasien Covid-19 Kabupaten Tulang Bawang, dan riwayat kronologisnya pun dari Tulang Bawang,\” ujarnya.
Tim medis dan Dinas Kesehatan sudah melakukan penyemprotan desinfektan sejak Jumat (20/11) lalu.
\”Ruangan BPKAD dan Kantor Bupati Tubaba sudah kita semprot sejak Jum\’at kemarin, dan hari ini pun sudah kita semprot. Namun, untuk lebih jelasnya soal tracking ini tanyakan langsung deng Jubir Satgas Covid-19 Tubaba karena soal ini sudah kami laporkan,\” tutupnya. (Arie)








