620 Orang Jadi Korban, Investasi Bodong di Lampung Telan Kerugian Rp 66 M

Redaksi

Minggu, 14 Agustus 2022 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Penipuan berkedok investasi belakangan ini marak terjadi di Indonesia. Teranyar, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung tengah menangani dan mendalami kasus investasi bodong yang merugikan lebih dari 600 orang.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung mengumumkan bahwa sebanyak 620 orang menjadi korban investasi bodong tersebut.

Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Ari Rachman Nafarin, mengatakan bahwa ratusan korban itu mengalami kerugian hingga Rp 66 miliar dari investasi yang dilakukan PT Nestro Saka Wardhana di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada sebanyak 920 kontrak (dari 620 orang-red), karena satu korban bisa memiliki lebih dari satu kontrak,” kata Ari saat dihubungi pada Minggu (14/8).

Baca Juga  Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register

Enam pelaku investasi bodong robot trading itu sudah diamankan Ditreskrimsus Polda Lampung. Diantaranya, DW sebagai pendiri PT Nestro Saka Wardhana, HS sebagai Direktur Utama, DK sebagai Direktur Keuangan DK, RS sebagai Direktur Teknis, dan AS sebagai Direktur Operasional, serta IS sebagai pengurus di luar struktur dari PT Nestro Saka Wardhana.

“Sementara ada 6 pelaku, tapi akan dilakukan penyelidikan lebih dalam,” ujarnya.

Pelaku berhasil menipu para korban dengan beraksi sejak bulan Februari 2020 hingga Maret 2022 dengan mengatasnamakan investasi forex.

Baca Juga  Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah

“Mereka janjikan profit sebesar 15 persen setiap bulannya dari dana yang didepositokan, padahal pihak pelaku hanya memutarkan uang korban,” jelas Ari.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 105 Jo Pasal 9 dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 10 Miliar.

Kemudian pasal 106 Jo Pasal 24 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 10 Miliar.

Dan atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 9 ayat (1) huruf k Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 Tentang perlindungan konsumen dapat dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.

Baca Juga  Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sementara itu, Ari mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor ke polisi apabila terkena penipuan investasi bodong.

“Silakan melapor, ke Polda Lampung atau Polres setempat,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan investasi yang memberikan janji profit besar yang tiap bulannya melebihi suku bunga dari bank.(Agis)

“Jangan asal percaya, dipastikan kebenarannya dan selalu berhati-hati memilih tempat untuk investasi,” tegasnya.

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB