Warga Terbanggi Subing Adukan PT PAM ke LBH Bandarlampung

Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2020 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. LBH Bandarlampung

Dok. LBH Bandarlampung

Bandarlampung (Netizenku.com): Masyarakat Desa Terbanggi Subing, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah mengadukan PT Pramana Austindo Mahardika (PAM) ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung terkait dugaan pencemaran.

Desa Terbanggi Subing yang dihuni 245 kepala keluarga (KK) merasa terusik dengan pencemaran udara akibat aktifitas penggemukan hewan ternak sapi di daerah sekitar pemukiman masyarakat dan di daerah aliran sungai (DAS).

Sedikitnya warga di dua dusun yang berada dekat perusahaan mencium bau tidak sedap dan DAS mengalami pendangkalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT PAM yang berdiri di atas lahan 50 Ha mulai beroperasi kali pertama sejak 1995 dan sudah tiga kali akusisi atau pergantian perusahaan. Terakhir pada 2018 lalu, PT PAM mengakusisi PT Elders Indonesia.

LBH, lewat siaran persnya, menyebutkan berdasarkan keterangan masyarakat setempat PT PAM diduga telah melanggar sejumlah aturan terkait, dimana sampai dengan saat ini belum adanya balik nama terhadap akuisisi dari perusahaan sebelumnya.

Menurut LBH, di dalam pengelolaan peternakan, setiap perusahaan wajib mematuhi Pasal 29 UU No 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menyatakan; “Perusahaan peternakan yang melakukan budi daya ternak dengan jenis dan jumlah ternak di atas skala usaha tertentu wajib memiliki izin usaha peternakan dari pemerintah daerah kabupaten/kota.\”

Selain itu, setiap orang baik perorangan maupun perusahaan yang melakukan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup wajib melakukan pemulihan fungsi lingkungan hidup hal tersebut seseuai dengan UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

\”Terhadap pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT PAM, negara wajib melakukan tindakan untuk menanggulangi dampak yang lebih buruk terhadap masyarakat,\” kata Sumaindra selaku Ketua Divisi Ekonomi, Sosial, Budaya.

Hal tersebut merupakan kewajiban Pemerintah Daerah sebagaimana dalam Pasal 63 ayat (1) UU No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan Dan Kesehatan Hewan; “Pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya wajib menyelenggarakan penjaminan higiene dan sanitasi.\”

LBH menerima pengaduan dan bersedia mendampingi masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT PAM serta mendesak Pemkab Lampung Tengah untuk menanggulangi pencemaran lingkungan akibat dari aktifitas penggemukan hewan ternak sapi di Terbanggi Subing yang puluhan tahun dialami oleh masyarakat. (Josua)

Berita Terkait

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?
Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi
Dewan Pers Desak Diplomasi Luar Biasa untuk Bebaskan Jurnalis RI
Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Egi Saksikan Ngaben Massal Balinuraga, 270 Sawa Diikuti Ribuan Pengunjung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Pemkab Lampung Selatan Mulai Rekonstruksi 20 Ruas Jalan Senilai Rp100 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:40 WIB

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU sebagai Media Edukasi Demokrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:27 WIB

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada HKG PKK 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:13 WIB

Lampung Selatan Pertahankan Status UHC Prioritas, Kepesertaan JKN Capai 99,91 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:15 WIB

Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:27 WIB

Lampung Selatan

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:23 WIB