Mahasiswa Faperta Unila Jadi Korban Penganiayaan

Luki Pratama

Minggu, 24 Desember 2023 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melapor ke Polsek Kedaton. Foto: kiriman WhatsApp Beny.

Korban saat melapor ke Polsek Kedaton. Foto: kiriman WhatsApp Beny.

Bandarlampung (Netizenku.com): Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), Ferdy Ramadon, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang alumni berinisial WES. Kejadian tersebut terjadi di Sekretariat Mahasiswa Pertanian Unila, pada dini hari pukul 04.00 WIB, Minggu (24/12).

Ferdi mengaku bahwa kejadian bermula saat Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (Gamatala) Unila selesai melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes). Usai pelaksanaan mubes, Ferdi menghampiri salah satu alumni untuk meminta izin menempati Sekretariat Mahasiswa Pertanian Unila.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

Namun, permintaan izin Ferdi justru ditanggapi dengan kasar oleh WES. WES melemparkan botol air mineral ke arah Ferdi. Setelah melemparkan botol, WES langsung menghampiri Ferdi dan menonjoknya sebanyak dua kali, yang pertama di bagian dahi dan yang kedua di bagian pipi sebelah kanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi

“Setelah kejadian berlangsung, saya digepung sampai Bunderan Unila. Alumni tersebut ramai yang mengeroyok saya,” ujarnya melalui pernyataan pers yang diterima Netizenku.com, Minggu (24/12).

Ferdi mengaku mengalami luka-luka di bagian dahi sebelah kanan dan pipi sebelah kanan. Selain itu, dia juga mengaku sempat diancam akan dibunuh oleh WES.

Tidak berhenti disitu, WES turut melakukan pengancaman terhadap Ferdy. “Saya diancam dibunuh,” tutupnya.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

Untuk diketahui, akibat kejadian tersebut, Ferdi melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polsek Kedaton. Laporan polisi dengan nomor LP/B/969/XII/2023/SPKT/POLSEK KEDATON/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG, tanggal 24 Desember 2023, atas nama FERDI RAMADON. (Rilis/Luki)

 

Berita Terkait

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?
Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi
Dewan Pers Desak Diplomasi Luar Biasa untuk Bebaskan Jurnalis RI
Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:41 WIB

Kembalikan Berkas Pendaftaran, Budiman AS Siapkan Strategi Khusus untuk Musda Demokrat Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Guru TK Bentuk Karakter Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:38 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Creative Financing

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:35 WIB

Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker di Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:07 WIB

Edy Irawan Resmi Kembalikan Berkas, Bidik Kembali Kursi Ketua Demokrat Lampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Gelaran Bandar Lampung Color Run 2026 murni tanpa menggunakan APBD.(Ilustrasi: ist)

Bandarlampung

Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:04 WIB