Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Arie

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), proses pelaporan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman kini mulai diarahkan menggunakan sistem berbasis digital yang dapat dilakukan secara mandiri.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknis pelaporan PBJT makanan dan minuman secara mandiri melalui aplikasi berbasis web yang digelar Bapenda Tubaba, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bapenda Tubaba itu diikuti oleh bendahara seluruh puskesmas se-Kabupaten Tubaba, bendahara seluruh kecamatan, serta bendahara organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga  Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapenda Tubaba Ainuddin Salam melalui Kepala Bidang Pajak Non-PBB Bapenda Tubaba, Yosef Suhendra, mengatakan penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari Aksi Perubahan yang dilaksanakan sebagai tugas akhir dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).

Inovasi tersebut diberi nama “MODE SIMPATI” (Modernisasi Sistem Pelaporan Pajak untuk Percepatan Penetapan Pajak Secara Digital di Kabupaten Tulang Bawang Barat).

Yosef menjelaskan, inovasi MODE SIMPATI hadir untuk menjawab kebutuhan terhadap sistem pelaporan pajak yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien.

“Melalui MODE SIMPATI, pelaporan PBJT makanan dan minuman dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi berbasis web. Jadi proses pelaporan menjadi lebih mudah dan tidak harus selalu datang langsung ke kantor,” ujar Yosef.

Baca Juga  Bupati Novriwan Paparkan 5 Program Unggulan, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Lansia

Menurutnya, digitalisasi sistem pelaporan pajak tersebut memberikan berbagai manfaat, di antaranya menghemat waktu dan jarak tempuh, mengurangi risiko dalam proses administrasi, meningkatkan transparansi data, serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tubaba.

“Harapannya sistem ini dapat memangkas waktu dan jarak dalam proses pelaporan, sekaligus meminimalisasi risiko yang mungkin terjadi. Data yang masuk juga lebih transparan sehingga dapat mendukung peningkatan PAD,” katanya.

Yosef menegaskan, digitalisasi perpajakan bukan hanya sekadar mengubah sistem manual menjadi elektronik, tetapi menjadi bagian dari upaya Bapenda Tubaba membangun tata kelola pajak daerah yang modern, efektif, dan akuntabel.

Baca Juga  Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bapenda Tubaba Ainuddin Salam, didampingi Sekretaris Bapenda serta para kepala bidang di lingkungan Bapenda Tubaba.

Sementara pelatihan teknis penggunaan aplikasi diberikan oleh PT FTF Globalindo selaku vendor pendukung teknis dalam pengembangan sistem tersebut. Melalui penerapan MODE SIMPATI, Bapenda Tubaba berharap mekanisme pelaporan PBJT dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan transparan.

“Sistem ini juga diharapkan mampu memperkuat pengelolaan potensi pajak daerah, menghadirkan pelayanan pajak yang lebih sederhana, serta meningkatkan penerimaan PAD Kabupaten Tubaba,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:52 WIB

Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

Rabu, 2 September 2026 - 15:47 WIB

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Selasa, 1 September 2026 - 12:56 WIB

10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:06 WIB

Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB