Media dan Popularitas

Leni Marlina

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Leni Marlina

Penulis: Leni Marlina

Jelang Pilkada 2024, keberadaan media semakin dibutuhkan sebagai bagian dari alat sosialisasi. Lantas apakah keberadaan media mainstream saat ini memang bisa mendongkrak popularitas calon?

Jawabannya tentu saja bisa ya, dan bisa juga tidak. Mengapa demikian? Hal ini tergantung pula bagaimana media mainstream melakukan perannya.

Mengemas pemberitaan yang berbeda, menampilkan sudut lain yang belum diangkat media lain, serta menggali lebih dalam apa keunggulan si calon dibanding calon lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa yang mereka jual untuk kemajuan daerah yang bakal mereka pimpin nantinya. Kemudian bagaimana peran masyarakat menilai calon pemimpinnya? Mudah-mudahan mereka memilih bukan karena “fomo”.

Baca Juga  Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Pastinya banner calon juga sudah jauh-jauh hari menghiasi sudut Saibumi Ruwa Jurai, kita bahkan sudah akrab sekali dengan beberapa wajah yang mendominasi, dengan keterangan calon gubernur Lampung, atau calon bupati Konoha.

Tidak kita pungkiri keberadaan banner tersebut juga menjadi alat takar calon lain dalam politik, mungkin sebagian cukup keder apa iya dana kampanye mereka tak berseri? sampai-sampai jauh waktu sebelum surat rekomendasi partai turun, mereka sudah membentuk tim pemenangan.

Baca Juga  Eva Yakin Gedong Air Lolos ke Lomba Kelurahan Nasional

Apakah ini berlebihan? Sepertinya juga tidak begitu, kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan popularitas, untuk kemudian mulai dilirik partai dengan harapan dapat menerima pinangan.

Seperti seorang gadis yang sedang menanti pinangan pujaan hati, mereka sibuk merias diri, sedikit narsis dan mulai turun ke masyarakat. Dengan segala misteri wajah yang mereka sembunyikan, sebelum menunjukkan wajah aslinya.

Tak apa, kita perlu juga untuk tak terkecoh dengan riasan yang terlalu mulus misalnya, karena kita tidak mengetahui Make Up Artist (MUA) menyembunyikan apa dibalik riasan itu.

Baca Juga  80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Namun, bukan pula kita harus mengorek noda wajahnya, terkadang kita hanya cukup perlu menjadi pandai, bukan menerka, tetapi mengetahui tanpa harus banyak cakap.

Media cukuplah ambil peran strategis menyampaikan fakta, siapa dan untuk apa mereka (calon). Selebihnya masyarakat akan kita serahi pilihan wajah yang cocok untuk mereka. Semoga juga tidak terkepung praktik suap, berkedok kerjasama sehingga rela menyumirkan informasi.

Tetap profesional akan menjadi kunci, jangan sampai tergerus dengan keviralan media sosial nanti. Tabik.

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan
Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Solar Tumpah, Jalan Saleh Raja Kusuma Licin

Berita Terbaru

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB

Lampung

Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:38 WIB