Bahasa Lampung Terancam Punah, Pj Gubernur Lampung Paparkan Program Pelestariannya

Luki Pratama

Rabu, 24 Juli 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksara Lampung. (Foto: Ist)

Ilustrasi aksara Lampung. (Foto: Ist)

Bahasa Lampung diprediksi bakal punah jika tidak segera diambil langkah-langkah konkret untuk melestarikannya.

Bandarlampung (Netizenku.com): MENANGGAPI hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, menyampaikan berbagai inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjaga keberlangsungan bahasa Lampung.

“Ada program bahasa Lampung di Unila dan beberapa pendidikan umum lainnya. Dari segi anggaran, nantinya perlu ditingkatkan untuk ke wilayah pelestarian bahasa Lampung,” kata dia ketika diwawancarai awak media, Rabu (24/7).

Baca Juga  Ini Ketentuan Dapur Mitra MBG Lampung yang Insentifnya Disetop

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang terpenting, sambung dia, adalah bagaimana menjadikan bahasa Lampung menarik di kalangan anak muda.

Walaupun ada anggaran dan program, jika anak muda tidak menganggap bahasa Lampung keren, maka bahasa ini akan punah dengan sendirinya. Ia juga mengajak anak-anak muda untuk lebih percaya diri menggunakan bahasa Lampung.

“Mari variasikan dengan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, yang penting mulai percaya diri dan merasa keren menggunakan bahasa Lampung,” tambah Samsudin.

Baca Juga  Golkar Tubaba Bangkit, Bidik Posisi Pimpinan

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, menyatakan festival teater bahasa Lampung yang digelar komunitas Berkat Yakin (Kober) Ini merupakan upaya untuk melestarikan, mempertahankan, dan mengembangkan budaya Lampung.

Bahasa Lampung saat ini semakin jarang dipergunakan di tengah-tengah masyarakat, sehingga pemerintah berupaya semaksimal mungkin melakukan berbagai kegiatan.

Baca Juga  Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Sulpakar juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah membuka jurusan bahasa dan aksara Lampung di Unila dan menjadikan muatan lokal wajib di sekolah-sekolah SMA dan SMK. Mata pelajaran bahasa Lampung juga sudah diajarkan di SD dan SMP.

“Mudah-mudahan dengan langkah-langkah ini, bahasa Lampung tetap dipertahankan dan diminati serta menjadi bahasa yang keren,” tandasnya. (Luki)

Berita Terkait

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja
Gubernur Lampung Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO Anak di Surabaya
DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha
Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung
Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda
DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik
MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun
DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:36 WIB

Layanan ASN Makin Prima, Pemkab Lampung Selatan Perpanjang Sinergi dengan PT Taspen

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:56 WIB

Egi Pratama Lepas 286 Jemaah Haji Lampung Selatan

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gelar Salat Gaib untuk Korban Tabrakan Kereta Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 12:18 WIB

413 Jemaah Haji Lampung Selatan Siap Berangkat 5 Mei 2026

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Berita Terbaru

Lampung Barat

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:25 WIB

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB