Sampah TPS Cemari Sungai

Redaksi

Minggu, 8 September 2019 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sampah TPS X Rahman, Jalan Pulau Seram, Sawah Brebes, Kecamatan Tj Karang Timur, Kota Bandarlampung cemari sungai, Minggu (8/9). (Adi/Neti)

Foto: Sampah TPS X Rahman, Jalan Pulau Seram, Sawah Brebes, Kecamatan Tj Karang Timur, Kota Bandarlampung cemari sungai, Minggu (8/9). (Adi/Neti)

Bandarlampung (Netizenku.com): Masyarakat dinilai penting dalam mengatasi sampah, terkhususnya di sekitaran sungai. Akan tetapi, terdapat penemuan yang cukup mengejutkan pada TPS X Rahman, Jalan Pulau Seram, Sawah Brebes, Kecamatan Tj Karang Timur, Kota Bandarlampung.

Pasalanya, lokasi yang berada tepat pada jembatan itu terdapat sampah yang berserakan hingga jatuh ke sungai dengan volume yang cukup besar. Dengan demikian, TPS di lokasi tersebut menjadi salah satu penunjang persoalan marine debris di Pesisir Teluk Bandarlampung.

Salah satu pemulung, Iyong, mengungkapkan, berdirinya TPS di lokasi tersebut rupanya sejak dari lama. Pengakuannya, petuga Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung juga sempat melakukan pengangkatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya kadang-kadang dibersihin. Tapi ini sampai numpuk kaya gini, itu juga udah hanyut ke sana (mengikuti arus).” tuturnya, Minggu (8/9).

Uwal dan Ngatinah, warga sekitar, membenarkan jika berdirinya TPS tersebut telah dari lama. “Kalau dampaknya seperti bau kita nggak merasakan, karena kan sungainya ini memang besar. Tapi memang kurang tepat. Karena kan itu Kontenernya makan separuh jalan di jembatan.” ujar Uwal.

Baca Juga  Dishub Akui Truk Besar Masih Langgar Jalur Kota

Meski demikian, Ngatinah mengungkapakan, di sekitaran lokasi tersebut juga kerap mengalami banjir di kala musim penghujan. Dampak serupa juga terjadi di sekitar sungai yang berada di Rs Abdoel Moeloek yang menjadi langganan banjir beberapa tahun terakhir.

“Ya kalau sekarang sih belum, tapi kalau musim hujan, Mas. Di sini juga banjir.” ungkap Ngatinah.

Diketahui sungai tersebut juga merupakan aliran sungai yang berada di sebelah Jalan Hanoman, tepatnya di bawah jalan persimpangan Rs Abdul Moeloek. Kemudian, aliran sungai tersebut akan menuju ke wilayah teluk dan berakhir di pesisir. Sepanjang garis sungai itu juga cukup dipenuhi dengan sampah.

Musim kemarau diduga menjadi salah satu faktor terjadinya penumpukan sampah pada sejumlah sungai di Kota Tapis Berseri. Sampah yang sengaja dibuang ke sungai tidak dapat mengalir. Sehingga, mengalami penumpukan di beberapa titik. Dengan debit aliran sungai yang sedikit tersendat membuat sampah tersebut mengendap.

Baca Juga  Eva Siapkan Pinjaman Tanpa Bunga untuk Perkuat UMKM

Beralih ke lokasi lain, di Jalan Dr. Harun II, Kota Baru, Kec. Tj. Karang Tim pun demikian. Salah satu warga sekitar, Doni Saputra, mengatakan, penampakan tersebut memang tidak mengeluarkan aroma bau busuk yang terlalu, hanya saja menurutnya penampakan sampah itu tidak mengenakan untuk dilihat.

“Ya nggak busuk sih,  kan sampah plastik. Tapi mungkin biasa saja sih warga sekitar karena tak menimbul kan bau, ya menurut saya nggak enak aja dipandangan.” ungkapnya.

Namun, di lokasi tersebut diduga merupakan hasil sampah masyarakat yang sengaja membuangnya ke sungai. “Ya kalau warga masih buang sampah ke kali, ya mungkin bisa terjadi penumpukan di mana-mana. lihat saja nanti kalau satu bulan ini nggak turun hujan, pasti makin numpuk. Karena cuma pemulung saja yang mungutin sampahnya. Itupun hanya botol plastik.” kata Doni.

Baca Juga  80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Sementara, DLH setempat mengungkapkan jumlah sampah di Kota Tapis Berseri mencapai 840 ton per hari yang masuk di TPA Bakung. Belum adanya pihak yang menyimpulkan berapa jumlah sampah plastik yang berakhir ke pesisir.

Meski dinas setempat telah menyiapkan sejumlah program terkait pengelolaan sampah. Akan tetapi, belum ada penanganan insentif mendalam terhadap permasalahan sampah yang terus berdatangan, terkhususnya di wilayah pesisir Kota Bandarlampung.

Selain itu, Walikota Bandarlampung, Herman HN juga sempat menyatakan bahwa pengatasan sampah ini dapat diselesaikan jika adanya bantuan dari masyarakat, yakni kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kita sadarkan kepada masyarakat. Supaya nggak buang di kali. Ya kota sudah banyak yang tertib. Namun yang di kali masih. Yang rumah dipinggir kali lempar-lempar aja. Nah ini.” kata Walikota Bandarlampung, Herman HN, usai menghadiri rapat paripurna DPR Kota Bandarlampung dalam rangka mempringati HUT ke-337 Bandarlampung, Senin (17/6). (Adi)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB