BERBAGI

Pringsewu (Netizenku.com): Provinsi Lampung memberikan 3.750 paket sembako bersubsidi ke Kabupaten Pringsewu, dan didistribusikan kepada masyarakat di sembilan kecamatan.

Sembako tersebut merupakan bagian dari 90 ribu paket yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk kegiatan Operasi Pasar Bersubsidi penanganan dampak ekonomi Covid-19 bagi masyarakat rentan ekonomi se-Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Lampung, Hj.Chusnunia Chalim, saat membuka kegiatan yang juga dihadiri Bupati Pringsewu, H.Sujadi, dan Wakil Bupati, Dr.H.Fauzi, beserta Wakil Ketua DPRD, Hj.Mastuah dan jajaran Pemkab, para camat serta perwakilan warga, sekaligus melepas pendistribusian di depan kantor bupati, Selasa (12/5).

Nunik sapaan akrab Wakil Gubernur dalam sambutannya mengatakan, Operasi Pasar Bersubsidi tersebut digelar dalam rangka meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Nunik, meskipun di Provinsi Lampung orang yang terpapar virus Corona atau Covid-19 berjumlah 66 orang, namun yang merasakan dampaknya banyak sekali, terutama dampak di bidang ekonomi.

“Semoga kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” tuturnya.

Sujadi atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Pringsewu, mengucapkan terima kasih atas digelarnya kegiatan Operasi Pasar Bersubsidi, yang sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan sembilan bahan pokok, dengan harga di bawah pasar, terlebih dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Apa yang dilaksanakan dalam kegiatan ini menjadi amalan ibadah di bulan Ramadhan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Koperindag Provinsi Lampung, Satria Alam, selaku pelaksana Operasi Pasar Murah Bersubsidi mengatakan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk membantu masyarakat rentan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

Satria Alam menambahkan, kegiatan tersebut digelar sebanyak 24 kali di kabupaten dan kota seProvinsi Lampung dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

“Paket sembako yang dijual seharga Rp45 ribu ini terdiri dari beras kemasan 5 kg, 2 kg gula pasir, 1 kg tepung terigu dan 1 liter minyak goreng, dan pendistribusiannya dikirimkan langsung ke rumah-rumah melalui aparat desa setempat,” jelasnya. (Reza/Len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here