Peserta BPJS Kesehatan Bandarlampung Rasakan Manfaat Program JKN

Leni Marlina

Selasa, 4 Juni 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sakit lambung bisa saja dirasakan oleh setiap orang. Ketika mengidap penyakit ini, orang akan mengalami refluks asam yang paling ringan paling tidak dua kali seminggu, serta gangguan yang parah paling tidak sekali dalam seminggu. Penyakit tersebut dirasakan oleh Faisol (49), istrinya Muthia bercerita bahwa suaminya sering kali berobat ke klinik dan rumah sakit wilayah Bandarlampung.

Saat tim Jamkesnews datang, istrinya bercerita bagaimana suaminya sering keluar masuk rumah sakit karena penyakit asam lambung yang sudah lama dideritanya. Dia mengatakan bahwa sebelumnya keluarga belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional JKN-KIS, sehingga saat menjalani pengobatan sebelumnya tidak menggunakan BPJS Kesehatan.

‘’Keluarga saya terdaftar sebagai peserta JKN baru di awal tahun ini, ternyata saya menyesal kenapa tidak dari lama saya mendaftar. Saat ini kami terdaftar sebagai Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Mandiri kelas dua, sejak pertama kali mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, kemudian suami saya mau berobat di klinik, pelayanan yang diberikan sangat baik, kebetulan saya berobat di klinik dekat dengan rumah saya,” ujar Muthia.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia bercerita kembali pada saat datang ke rumah sakit, suaminya mengeluh sakit lambung yang sangat parah. Rasa nyeri yang luar biasa membuatnya khawatir akan kondisi kesehatan sang suami.

“Namun, kali ini saya tidak khawatir, karena berkat BPJS Kesehatan, semua prosedur medis yang dijalani, mulai dari pemeriksaan awal, endoskopi, hingga pengobatan lanjutan, semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

‘’Pelayanan yang saya terima dari rumah sakit sangat memuaskan. Meski menggunakan BPJS Kesehatan, saya tidak merasa diabaikan atau diperlakukan berbeda,’’ kata Muthia.

Ia sangat bersyukur menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan, dengan adanya program ini, beban biaya untuk pengobatan penyakit kronis seperti sakit lambung dapat teratasi. Ia tidak perlu khawatir harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan perawatan yang layak.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

“BPJS Kesehatan telah menjadi penyelamat bagi suami saya, dan mungkin jutaan orang lainnya yang membutuhkan akses ke layanan kesehatan yang terjangkau,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan bahwa sudah menggunakan aplikasi Mobile JKN, menurutnya aplikasi ini sangat membantu untuk mengetahui informasi tagihan iuran, perubahan faskes dan lain-lain. Setiap bulan juga dia menyampaikan rutin membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya.

‘’Karena suami saya sering kontrol dan perlu pengobatan lanjutan, saya tidak pernah lupa untuk membayar iuran diawal bulan, kalau iuran sudah bayar itu aman,’’ jelas Muthia.

Ia juga memiliki harapan besar terhadap keberlanjutan dan peningkatan program BPJS Kesehatan. Ia berharap pemerintah terus mendukung dan memperbaiki program ini, agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan. Dukungan ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

“Saya juga berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanannya, baik dari segi fasilitas kesehatan maupun tenaga medis yang terlibat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program ini. Saya percaya, dengan dukungan yang terus diberikan, BPJS Kesehatan akan semakin baik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sebagai peserta BPJS Kesehatan yang telah merasakan langsung manfaatnya, ia sangat mendukung program ini. Ia mengajak semua masyarakat untuk turut mendukung program JKN ini. Sebagai bentuk nyata dari perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, dengan bersama-sama mendukung program JKN ini, kita turut berperan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

‘’BPJS Kesehatan adalah harapan bagi kita semua, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang terjangkau. Mari kita dukung bersama demi kesehatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia,’’ tambah Muthia. (Rls)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB