Panwaslu Pesibar Larang Kampanye Bermodus Ceramah

Redaksi

Rabu, 16 Mei 2018 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Mendekati bulan suci ramadhan yang jatuh pada Kamis (17/5) besok, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pesisir Barat akan melakukan pengawasan ekstra yang berbeda  dari biasanya.

Pasalnya, Panwaslu tak menampik tingkat pelanggaran akan terjadi pada saat bulan suci ramadhan nanti dengan berbagai modus yang dilakukan oleh setiap paslon.

Hal ini ditegaskan oleh Kordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Pesisir Barat, Heri Kiswanto. Ia menghimbau agar setiap paslon menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah dibulan suci ramadhan,dan jangan sampai melakukan kegiatan kampanye di tempat peribadatan atau disela-sela ibadah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Dan ini sesuai dengan Peraturan Komisin Pemilihan Umum (PKPU-red), bahwa ada tempat-tempat yang memang dilarang untuk dijadikan tempat kampanye oleh masing-masing paslon, termasuk tempat ibadah,\” ungkpanya dalam siaran pers pada Rabu (16/5).

Begitupun juga dengan modus lain, lanjut dia, seperti memberi bingkisan atau hadiah yang jelas-jelas memang sudah ketentuan besar nilainya.

\”Jadi kita akan awasi apabila ada paslon yang memberikan sesuatu seperti bingkisan ataupun THR,itu tidak boleh lebih dari 25 ribu dan hadiah tak boleh lebih dari 1 juta,\” jelasnya.

Heri Kiswanto juga mengingatkan, paslon atau tim sukses pasangan calon jangan memanfaatkan penceramah untuk berkampanye saat ramadhan nanti. Jika hal tersebut terjadi maka paslon atau tim paslon yang disebutkan akan dipanggil dan ditindak.

\”Jika ada paslon yang membawa penceramah ke masjid saat tarawih, maka penceremah tidak boleh menyelipkan kata-kata ajakan atau kampanye. Jika ada, maka bukan penceramah yang kita panggil namun paslon yang bersangkutan,\” tegasnya.(Agis/Rls)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:29 WIB

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 22:13 WIB

PFI Lampung Kecam Teror Senpi terhadap Wartawan di Tulang Bawang, Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 2 September 2026 - 22:08 WIB

Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

Rabu, 2 September 2026 - 21:34 WIB

Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember

Rabu, 2 September 2026 - 14:56 WIB

Kadin Lampung Dorong Gubernur BI Baru Perkuat Sektor Riil dan Pembiayaan UMKM

Selasa, 1 September 2026 - 13:09 WIB

Kenakan Hanuang Bani, Gubernur Lampung Tampilkan Simbol Budaya dan Kepemimpinan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:29 WIB