Pansus Money Politics Janji Profesional Kawal Amanah Rakyat

Redaksi

Selasa, 10 Juli 2018 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Menanggapi adanya pro dan kontra tentang pembentukan pansus pembahasan money politic DPRD Provinsi Lampung, Ketua Pansus Mingrum Gumay angkat bicara.

Ada yang menganggap pansus sebagai akal-akalan legislatif mengintervensi proses pemilihan kepala daerah. Tapi tak sedikit yang menyebut keberadaan pansus dibutuhkan untuk memberi semangat pihak penyelenggara agar lebih profesional.

Pansus, kata Mingrum, punya langkah sendiri di luar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Artinya, apa yang dikerjakan pansus money politic tidak ada kaitan dengan mekanisme tahapan Pilgub Lampung 2018 yang digelar pihak penyelenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut politisi PDIP itu, pansus bertujuan menindaklanjuti dan mengungkap persoalan yang timbul di masyarakat. Entah itu sebelum, saat, maupun setelah pelaksanaan pemungutan suara Pilgub Lampung.

“Makanya pansus membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan fakta juga bukti-bukti di lapangan. Pansus juga berkoordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait serta pihak-pihak yang dianggap perlu,” kata Mingrum.

Dia mengatakan, bila dalam laporan masyarakat dimaksud ditemukan dugaan unsur tindak pidana yang berhubungan dengan money politic. Maka pansus harus mendalami hal tersebut, mulai dari sumber aliran dana, penggerak yang membagikan hingga sosok penyandang dana.

“Jadi prinsipnya, kalau memang melakukan tindak pidana ya pansus akan merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti,” jelas Mingrum.

“Siapapun mereka, di hadapan hukum harus diperlakukan sama. Terlebih lagi ini sudah menciderai rasa keadilan di masyarakat dan proses demokrasi yang sama-sama sudah kita sepakati,” timpalnya.

Mingrum juga meminta kepada masyarakat agar mendukung dan terus mengawasi kinerja pansus money politic. Sebab yang dilakukan DPRD Provinsi Lampung saat ini adalah salah satu upaya tindaklanjut dari apa yang menjadi aspirasi masyarakat selama ini.

“Saya yakin teman-teman di dalam pansus akan profesional menjaga amanah rakyat sesuai sumpah jabatan,” demikian Mingrum Gumay. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Berita Terbaru