Muhammadiyah Tulangbawang Tengah Gelar Ideopolitor

Redaksi

Sabtu, 8 Desember 2018 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang  Barat (Netizemku.com): Pagi ini, di gedung dakwah Mulyo Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Tulangbawang Tengah, menggelar Dialog Ideologi Politik dan Organisasi (Ideopolitor), Sabtu (8/12).

Kegiatan yang dihadiri warga perserikatan Muhammadiyah Tulang Bawang Tengah ini menghadirkan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Bidang Kaderisasi, Mukadi Ida Setiawan.

Dalam penyampaiannya, Mukadi mengupas banyak tentang matan keyakinan dan cita- cita hidup Muhammadiyah. Dalam berorganisasi khususnya ber-Muhammadiyah, hendaknya warga perserikatan mampu mengaplikasikan apa yang menjadi pedoman dan tujuan hidup ber-Muhammadiyah, yaitu sebagai gerakan dakwah amar maruf nahi mungkar, beraqidah islam dan bersumber pada alquran dan Sunnah yang bekerja untuk mewujudkan masyarakat islam yang sebenar benarnya, adil dan makmur yang di ridhoi Allah.

Baca Juga  Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Subagyo dalam sambutannya, memberikan penguatan ideologi bahwa KH Ahmad Dahlan tidak hanya menekankan teologi Al-Maun saja, tapi ada teologi Al-Ashr.

\”Kegiatan ini sebagai pengenalkan ideologi dan keorganisasian, sehingga kader perserikatan tetap berjalan pada khittah dan rel persyarikatan,” ungkapnya.

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah H. susilo Aris Nugroho, S.Th.i menegaskan dialog ini penting untuk memberikan wawasan bagi kader muda.

”Selain mempererat ukhuwah, tujuannya juga untuk menciptakan suasana kondusif karena situasi perpolitikan yang tidak menentu, ideologi yang memudar, komitmen berorganisasi yang rapuh serta minimnya wawasan keislaman para kader muda Muhammadiyah,” pungkas Aris.(arie)

Baca Juga  Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Berita Terkait

Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa
Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton
Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung
Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah
Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat
Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia
Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi
Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 23:13 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB