MB: Perpanjang Jabatan Presiden-Penundaan Pemilu Merupakan Pengkhianatan Terhadap Reformasi

Redaksi

Selasa, 1 Maret 2022 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Salah satu amanat reformasi yang diperjuangkan mahasiswa dan masyarakat Indonesia dengan pengorbanan jiwa dan harta, adalah pembatasan masa jabatan presiden, gubernur dan bupati/walikota, yang dipilih langsung oleh rakyat.

Tetapi akhir-akhir ini, beberapa ketua umum partai politik bahkan pejabat setingkat menteri, mengusulkan atau meminta jabatan presiden diperpanjang, padahal sesuai dengan konstitusi bahwa jabatan presiden, gubernur dan bupati/walikota adalah lima tahun.

Menanggapi wacana tersebut, anggota fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mukhlis Basri, mengatakan keinginan segelintir orang yang meminta jabatan presiden diperpanjang bahkan Pemilu 2024 ditunda merupakan pengkhianatan terhadap reformasi.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu amanat reformasi yang berhasil menggulingkan orde baru dengan mengorbankan jiwa dan harta adalah pembatasan masa jabatan, jadi kalau ada pihak-pihak yang meminta jabatan diperpanjang, Pemilu ditunda itu merupakan pengkhianatan terhadap reformasi,” kata Mukhlis.

Dengan demikian Mukhlis, mengajak seluruh kader PDI Perjuangan semua tingkat kepengurusan, untuk tetap setia dan taat terhadap konstitusi, kader PDI Perjuangan lebih fokus berjuang bersama rakyat memulihkan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

“Sesuai dengan amanat Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, yang tegas menolak masa jabatan diperpanjang apalagi menunda Pemilu serentak 2024, artinya PDI Perjuangan taat terhadap konstitusi, untuk itu mari kita terus menyapa rakyat, berjuang bersama rakyat, menjaga soliditas sehingga pada Pemilu 2024 mendatang PDI Perjuangan kembali merebut kemenangan,” harapnya.

Karena harus kita sadari kata Mukhlis yang merupakan bupati Lampung Barat dua periode, bahwa apabila keinginan segelintir orang atau kelompok yang meminta jabatan presiden diperpanjang serta Pemilu ditunda, maka kondisi Indonesia akan semakin buruk.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

“Legitimasi presiden, gubernur, bupati/walikota yang menyandang amanah rakyat adalah lima tahun, jadi kalau keinginan sekelompok kecil terhadap perpanjangan masa jabatan dan pemilu di tunda, maka demokrasi Indonesia semakin buruk, karena jelas masa orde baru belum ada pembatasan saja tidak ada perpanjangan, presiden tetap dipilih lima tahun sekali,” tandas Mukhlis. (Iwan/len)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB