BERBAGI

Tulangbawang (Netizenku.com): Maudi Maulia Putri utusan Dinas PUPR dan Roni Jupiter utusan Sekdakab Tulangbawang keduanya resmi menyandang Duta Wisata Kabupaten setempat tahun 2020 setelah memenangkan ajang pemilihan muli meghanai tahun 2020.

Dari 15 pasangan muli meghanai yang masuk grand final besutan Dinas Pariwisata Tulangbawang Maudi dan Jupiter sejak awal mendominasi kompetisi dengan piawai menjawab semua pertanyaan dewan juri, secara gamblang.

Bahkan kedua finalis Maudi dan Jupiter bertekad akan mengenalkan berbagai potensi dan tempat wisata, seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tulangbawang baik pada kancah nasional maupun internasional.

Sehingga dewan juri sepakat menjadikan kedua finalis ini sebagai duta wisata Kabupaten Tulangbawang. Dengan begitu Maudi dan Jupiter berhak menjadi delegasi kabupaten untuk ikut ajang pemilihan muli meghanai tingkat Provinsi Lampung pada tahun 2020 ini.

Sementara dalam kesempatan tersebut Bupati Tulangbawang, Hj Winarti mengatakan pemilihan muli meghanai merupakan ajang mencari dan mengali potensi maupun bakat para generasi muda secara menyeluruh untuk ikut serta memberikan pemikiran saran maupun pendapat khususnya menyangkut berbagai perkembangan maupun potensi-potensi wisata yang ada di Tulangbawang.

“Karena dengan acara ini secara tidak langsung Pemkab mengajak para generasi muda untuk berkarya, berkiprah nyata dalam pembangunan dengan mengenalkan beragam seni maupun budaya yang ada di Kabupaten Tulangbawang kepada seluruh lapisan masyarakat, di dalam maupun luar daerah, agar nantinya masyarakat luar tertarik mendatangi Tulangbawang,” ujar Winarti.

Menurut Winarti, sejak dirinya menjabat, telah tiga kali Pemkab melaksanakan kegiatan yang sama, bertujuan untuk mengingatkan seluruh generasi muda akan adanya berbagai budaya-budaya peninggalan dahulu yang harus terus dan tetap dipertahankan.

Dilanjutkannya, menang menjadi juara atau kalah, tidak menjadi persoalan karena itu memang terjadi pada setiap kompetisi atau pertandingan, yang terpenting generasi muda harus mampu melestarikan budaya Tulangbawang.

“Namanya proses yang harus dilalui, semua tidak mudah ada yang menilai, namun yang paling penting adalah bagaimana kita dengan niat dan tekad berkomitmen, membangun dan memupuk rasa kebersamaan, karena apapun menjadi lebih mudah jika kita selalu mengutamakan gotong-royong, dengan begitu untuk menuju perubahan menjadi lebih baik, bisa bersama diraih,” ingatnya.

Untuk itu dirinya berharap nantinya para muli meghanai, benar-benar memegang menjaga teguh komitmen menjadikan Tulangbawang sebagai tempat wisata.

“Karena yang menang ini saya jadikan sebagai duta wisata Tulangbawang yang mempunyai peran penting, dengan berbagai bakat dan kemampuan wajib memberikan keyakinan kepada seluruh khalayak jika di Kabupaten Tulangbawang ini punya berbagai tempat wisata untuk dikunjungi, saya sangat mengapresiasi masyarakat Tulangbawang khususnya masyarakat Menggala yang begitu antusias menyaksikan event ini, saya yakin dan percaya Menggala memegang teguh Budaya kearifan lokal jadi harus di pertahankan,” pungkasnya. (Armadan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here