Masukan KPU Lampung ke KPU RI Terkait Program DP3

Redaksi

Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Divisi Sosialisasi, Pedidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Lampung, Antoniyus Cahyalana, menyampaikan materi dalam kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di Pekon Gunung Kasih, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Ketua Divisi Sosialisasi, Pedidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Lampung, Antoniyus Cahyalana, menyampaikan materi dalam kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di Pekon Gunung Kasih, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): KPU Lampung memberikan masukan kepada KPU RI terkait implementasi Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Kabupaten Tanggamus yang dilaksanakan sejak Rabu, 25 Agustus 2021.

KPU Lampung mengimplementasikan Program DP3 di Dusun 4, Pekon Gunung Kasih, Kecamatan Pugung dan di Dusun 4, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Gunung Alip sesuai Surat Keputusan KPU RI Nomor 290 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Desa Peduli Pemilu Dan Pemilihan (DP3).

Program DP3 merupakan pilot project KPU RI di 34 provinsi se-Indonesia dengan menyasar dua desa/kelurahan di setiap provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program DP3 ini harus berbasis anggaran, dan mesti ada penyempurnaan terkait outputnya, mau seperti apa capaiannya. Harus ada parameter yang jelas terkait capaian target,” kata Anggota KPU Lampung, Antoniyus Cahyalana, ketika dihubungi pada Selasa (26/10).

Antoniyus Cahyalana selaku Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) mengaku dalam mengimplementasikan Program DP3 di dua pekon tersebut pihaknya menghadapi tantangan dari masyarakat setempat.

“Pertama orientasi masyarakat, ternyata kader-kader DP3 kita juga masih berorientasi pragmatis yang diukur dengan materi. Ikut Program DP3 bisa dapat apa?”

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru