Masukan KPU Lampung ke KPU RI Terkait Program DP3

Redaksi

Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Divisi Sosialisasi, Pedidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Lampung, Antoniyus Cahyalana, menyampaikan materi dalam kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di Pekon Gunung Kasih, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Ketua Divisi Sosialisasi, Pedidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Lampung, Antoniyus Cahyalana, menyampaikan materi dalam kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di Pekon Gunung Kasih, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Sabtu (11/9). Foto: Dokumentasi

Tantangan kedua, lanjut dia, adalah aktifitas kehidupan masyarakat pekon setempat yang sehari-harinya bekerja sebagai petani, pedagang, dan pengajar.

Untuk menggerakkan masyarakat terlibat dalam Program DP3 secara daring (dalam jaringan) pihaknya justru terkendala sinyal jaringan.

“Alhamdulilah, dari 25 kader DP3, masih ada 80 persennya yang bisa mengikuti secara luring (luar jaringan). Ke depannya, mereka bisa menjadi embrio badan adhoc karena kita sudah memberikan pendidikan pemilih, mendapatkan pemahaman dan informasi,” ujar dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antoniyus optimis KPU Lampung mampu menduplikasikan Program DP3 di 15 Kabupaten/Kota se-Lampung ketika program tersebut disempurnakan kembali oleh KPU RI berdasarkan masukan yang telah diberikan.

“Selain itu juga KPU Kabupaten/Kota di Lampung mesti proaktif bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan Program DP3 karena ini menjadi tugas bersama memberikan penyadaran kepada masyarakat. Ini ada wadahnya dan saya kira bisa dimanfaatkan,” tutup dia.

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB