Lumbung Sedekah Pangan Bantu Warga Terdampak Covid-19

Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACT Lampung melaunching Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan, Jumat (7/8). Foto: Ist

ACT Lampung melaunching Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan, Jumat (7/8). Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com) : Pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai membuat dampak yang makin meluas di Masyarakat. Dampak ekonomi merupakan yang paling terasa di kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Di saat masyarakat membutuhkan asupan gizi cukup dan ketenangan jiwa menghadapi pandemik yang telah menginfeksi lebih dari 100 ribu orang, PHK, dan perumahan karyawan tak bisa dihindari.

Selain itu, potensi kemarau yang diprediksi akan terjadi hingga akhir tahun akan membuat sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi tersebut, ACT Lampung melaunching Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan (GNLSP) dengan tagline \’Beri Sedekah Terbaikmu, Ambil Secukupnya Bagi yang Perlu\’.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni, Sabtu (8/8), mengatakan bahwa kegiatan perdana Lumbung Sedekah Pangan dimulai pada Jumat (7/8) kemarin dan akan terus berlanjut.

\”Program yang dicanangkan merupakan bentuk saling gotong-royong antarmasyarakat. Bantuan yang disalurkan bisa berupa bahan pokok, air minum, sayur mayur, suplemen kesehatan dan bahan kebutuhan sehari-hari lain,\” katanya.

Etalase Lumbung Sedekah Pangan juga akan ditempatkan di beberapa lokasi yang layak mendapatkan bantuan pangan.

Pengumpulannya mengajak jamaah masjid, civitas akademika di sekolah-sekolah dan tempat umum seperti area Car Free Day (CFD) sehingga gerakan tersebut menjadi sangat masif.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Florentino Napitupulu, selaku pengusaha Kopi Hitado sangat bangga sekali dengan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan.

Dengan konsep Ambil Secukupnya dan Beri Sebanyak-banyaknya sangat bisa menggerakkan masyarakat bergotong-royong.

Harapannya gerakan bisa berlanjut sehingga masyarakat dapat menikmati sebagian dari rejeki masyarakat yang lain.

\”Untuk itu, Kopi Hitado akan menyumbangkan beberapa gelas setiap pekannya kepada yang membutuhkan,\” ujarnya.

Kemudian dirinya akan berkomunikasi dengan gereja tempat ibadahnya supaya turut mendukung Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan.

Sementara, Senen (49) warga Teluk Betung yang sehari-hari memulung sampah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari istri bersama empat anaknya merasa sangat bersyukur dengan adanya Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Masih ada orang baik di Lampung yang peduli berbagi kepada masyarakat prasejahtera. Terlebih harga rongsok terjun bebas sejak awal pandemi korona, saya hanya mendapat penghasilan paling tinggi 50 ribu setiap harinya,\” kata Senen yang setiap hari berkeliling mendorong gerobaknya hingga Pahoman Bandarlampung.

“Kalau hari Jumat banyak yang memberi makan, tapi kalau hari biasa enggak ada. Di sini masih banyak yang membutuhkan, apalagi harga rongsokan anjlok banget sejak awal korona. Terimakasih buat yang memberikan bantuan lewat ACT ini,” ucapnya. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB