Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat memperkuat kualitas tenaga kerja lokal. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menemui Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, di Jakarta pada Jumat (24/4/2026) untuk membahas percepatan pembangunan Balai Diklat Industri (BDI) di Bumi Ruwa Jurai.
Lampung (Netizenku.com): Pembangunan BDI ini menjadi langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) industri yang memiliki sertifikasi legal. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Sebagai bukti keseriusan, Pemprov Lampung telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare di kawasan Kota Baru. Lokasi ini dipilih karena lokasinya yang sangat strategis dan masuk dalam wilayah pengembangan industri serta pemerintahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami hadir untuk menyinergikan kebutuhan daya saing industri. Proposal sudah siap dan telah didukung penuh oleh Pak Gubernur,” ujar Jihan.
Wagub Jihan menambahkan, kawasan Kota Baru dipilih karena sudah memiliki ekosistem pendidikan yang kuat, seperti keberadaan Institut Teknologi Sumatera (Itera). Selain itu, lokasinya berdekatan dengan pusat industri yang sudah ada, sehingga mempermudah akses pelatihan berbasis kebutuhan dunia.
Selama ini, Lampung dikenal sebagai basis agroindustri yang kuat. Namun, tingginya permintaan tenaga kerja belum dibarengi dengan jumlah SDM yang tersertifikasi secara resmi.
“Demand SDM industri di Lampung sangat tinggi. Masalahnya, belum semua tersertifikasi. Itulah mengapa kehadiran BDI menjadi sangat krusial,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, mengakui potensi besar Lampung. Letak geografis yang dekat dengan Jakarta menjadikan Lampung sebagai daerah dengan prediksi pertumbuhan industri tercepat.
Meski demikian, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama. Pemerintah pusat kini tengah menggodok skema pembiayaan alternatif agar proyek ini tetap berjalan.
“Kami sedang mengupayakan model pembiayaan yang lebih adaptif. Kebutuhan SDM yang skillful di Lampung sudah sangat mendesak, jadi kami cari solusinya,” tegas Faisol.
Melalui sinergi pusat dan daerah ini, Pemprov Lampung berharap pembangunan BDI segera terwujud. Fasilitas ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing daerah sekaligus menjawab kebutuhan industri nasional. (*)








