Evaluasi Garis Besar Rencana Organisasi, PPNI Kota Bandarlampung Gelar Rakerda

Redaksi

Selasa, 15 Mei 2018 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam rangka evaluasi garis besar rencana organisasi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonnesia (PPNI) Kota Bandarlampung selenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2018 di Hotel Nusantara Bandarlampung, Selasa (15/5).

Ketua panitia Rakerda, Ns. Eko Harsono mengatakan, selain dari Rakerda juga terdapat acara pelantikan Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) dan seminar.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakerda PPNI Kota Bandarlampung ini, dibuka langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Walikota Bandarlampung, M. Yusuf Kohar. Dalam sambutannya Plt Walikota Bandarlampung ini mengatakan, sangat mengapresiasi kinerja dan keberadaan perawat di Kota Bandarlampung. \”Saya berharap, perawat senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan serta kompetensinya di bidang kesehatan,\” kata Kohar.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kota Bandarlampung, Ns. Jupri Kartono yang mendapat tugas melantik ketua-ketua DPK mengatakan, Rakerda dilaksanakan dalam rangka evaluasi garis besar rencana organisasi PPNI Kota Bandarlampung. Kita juga akan membahas isu-isu terkini dan penting bagi kelangsungan dan perkembangan profesi perawat di Kota Bandarlampung dan menjalin ikatan silaturahmi antar pengurus DPD PPNI Kota Bandarlampung,\” ucapnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Terpisah, Humas dan Dokumentasi kegiatan Rakaerda, Ns.Akhmad Sapri mengungkapkan, DPK PPNI se-Kota Bandarlampung terdiri dari19 DPK. \”Hari ini yang dilantik hanya 15 Ketua DPK, karena yang 4 lainnya sudah dilantik pada periode sebelumnya,\” beber Sapri.

Ia menambahakan, keguatan ini juga diisi dengan seminar ilmiah \’Perlindungan Hukum Terhadap Perawat dalam Upaya memberikan Pelayanan Kesehatan sebagai Hak Asasi Manusia\’ yang akan disampaikan oleh, Direktur Pasca Sarjana Unila, Dr. Muhammad Fakih, dan \’Strategi Penanganan Kasus Tindak Pidana dalam Pelayanan Keperawatan\’ yang disampaikan oleh Perawat Rumah Sakit Graha Husada, Jasmen Nadeak.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Untuk diketahui, kegiatan Rakerdq ini dihadiri oleh Plt Walikota Bandarlampung, Kadis Kesehatan Kota Bandarlampung, seluruh Direktur Rumah Sakit se-Kota Bandarlampung, Ketua DPW PPNI Provinsi Lampung yang diwakali oleh Mulyono, serta anggota PPNI se-Kota Bandar Lampung dari masing-masin komisariat. (Aby)

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Lampung

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:47 WIB

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB