DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Tauriq Attala Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan solar subsidi kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Lampung. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Budi Yuhanda.

Lampung (Netizenku.com): Budi mengatakan antrean solar kini bukan lagi sekadar isu, melainkan fakta yang dirasakan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Lampung. Menurutnya, masyarakat harus mengantre berjam-jam bersama kendaraan-kendaraan besar hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

“Kita prihatin dengan kondisi saat ini. Ini sudah bukan lagi rumor, tetapi fakta yang terjadi di hampir semua daerah. Bahkan kita sendiri ikut merasakan dampaknya saat membeli BBM karena harus mengantre panjang bersama kendaraan-kendaraan besar,” ujar Budi, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga  DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, antrean kendaraan tidak hanya terjadi di SPBU di jalur utama, tetapi juga mulai terlihat di sejumlah rest area jalan tol. Kondisi tersebut dinilai semakin menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Menyikapi persoalan itu, Komisi IV DPRD Lampung berencana memanggil pihak Pertamina guna meminta penjelasan terkait penyebab kembali terjadinya antrean solar di Lampung.

“Kami berharap bisa memanggil Pertamina ke Komisi IV untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di Provinsi Lampung. Dengan begitu, kami dapat mendorong perbaikan, terutama pada aspek distribusi BBM agar berjalan sesuai jadwal dan peruntukannya,” katanya.

Baca Juga  Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara

Selain itu, Budi menilai transparansi informasi mengenai ketersediaan stok BBM di SPBU perlu ditingkatkan. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kondisi stok solar sehingga tidak perlu mengantre berjam-jam ketika persediaan sudah menipis atau habis.

“Harusnya ada sistem informasi yang jelas, misalnya diumumkan berapa stok yang tersedia. Jangan sampai masyarakat mengantre panjang sampai berjam-jam, bahkan hingga keesokan harinya, padahal stok sudah habis,” tegasnya.

Ia menambahkan, berbagai langkah dapat dilakukan Pertamina untuk mengurangi dampak antrean, mulai dari pembenahan distribusi hingga penyediaan informasi stok yang mudah diakses masyarakat.

Budi juga mengingatkan bahwa kelangkaan solar tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi berpotensi mengganggu distribusi logistik dan meningkatkan biaya transportasi yang berdampak pada kenaikan harga barang.

Baca Juga  Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total

“Ini pasti berdampak ke banyak sektor, terutama transportasi dan distribusi barang. Jika pasokan terhambat, biaya logistik meningkat dan pada akhirnya masyarakat yang paling merasakan dampaknya karena harga barang menjadi lebih mahal,” jelasnya.

Untuk itu, DPRD Lampung akan mendalami persoalan tersebut bersama pihak terkait sekaligus mendorong solusi konkret agar antrean solar tidak terus berulang.

“Kami akan memanggil pihak terkait untuk mengetahui akar persoalannya dan mencari solusi yang tepat bagi masyarakat Lampung,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD
Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung
Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026
Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular
BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026
Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:02 WIB

Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 14:59 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat

Senin, 7 September 2026 - 13:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 18:30 WIB

PDI Perjuangan Lampung Selatan Bagikan Masker dan Bentuk Tim Mitigasi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB