Ditutup Sementara, Gudang Bungkil Way Laga Diminta Keluarkan CSR

Agis Dwi Prakoso

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Kota Bandarlampung, Muhtadi. (Foto: Netizenku.com)

Kepala DPMPTSP Kota Bandarlampung, Muhtadi. (Foto: Netizenku.com)

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandarlampung telah menghentikan sementara pengoperasian gudang bungkil kelapa sawit di Kelurahan Way Laga, Sukabumi yang banyak dikeluhkan masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga yang mengeluhkan hal itu berada persis di belakang gudang milik PT Wahana yang dikontrak untuk gudang bungkil oleh PT Kurnia Tunggal Nugraha.

Masyarakat mempersoalkan pencemaran air, udara dan suara di area sekitar gudang. Jika hujan, air yang mengalir ke bawah berwarna hitam dan bau busuk. Akibatnya, sebagian warga beli air bersih lewat mobil tangki air Rp 60 ribu untuk 1200 liter.

Baca Juga  Walikota Bandarlampung Turun Langsung Minta Pengendara Putar Balik

Menanggapi hal itu, Kepala DPMPTSP Kota Bandarlampung, Muhtadi, mengaku telah turun ke lapangan dan menemui pengelola gudang.

“Kita turun bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perumahan dan Permukiman. Kita gelar rapat di kelurahan dan menegaskan bahwa operasi gudang harus berhenti sementara,” ujar Muhtadi saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (13/6).

Baca Juga  599 Pendaftar CPNS di Bandarlampung Gugur

Ia juga menjelaskan bahwa pihak pengelola diminta melengkapi perizinan dan mengeluarkan corporate social responsibility (CSR) bagi warga sekitar gudang.

“Kita telah melakukan cek, tanda daftar gudang sudah ada, hanya saja masih atas nama PT pemilik gudang, kita minta pengontrak atau pengelola gudang juga mendaftar.

Selain itu kita juga minta agar perusahaan mengeluarkan CSR, terutama bagi warga terdampak. Harus ada kebermanfaatan lah untuk masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga  PT. JJW Teken Kontrak Penyelenggaraan Lampung Fair 2019

Diketahui, saat ini gudang bungkil kelapa sawit tersebut ditutup sementara hingga memenuhi persyaratan yang diminta oleh pemkot. Saat beroperasi kembali, pihak pengelola wajib melakukan penyiraman berkala agar debu yang sebelumnya beterbangan dapat diminimalisir. (Agis) 

Berita Terkait

Pihak BRI Diduga Kuat Terlibat Kasus “Kredit Fiktif Gunung Sari”
Walikota Bandarlampung Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM
Aprohan Saputra Jabat Plt Ketua IWO Lampung
Pemkot Catat 14.431 NIB terbit
400 Ruas Jalan Lingkungan Diperbaiki, Pemkot Respon Cepat Keluhan
126 Kelurahan Ikuti Lomba Masakan Tradisional Lampung
Yuk Nonton Reloud Yovie &Nuno dan Maliq & D’Essentials Bakal Nyaman dan Elegan
Baru Rp 327 M, Pemkot Optimis Realisasi Investasi Capai Target

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:36 WIB

Masih Belum Puas Dijajah Selama 350 Tahun?

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:21 WIB

Jurnalisme di Persimpangan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | Senin, 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 02:48 WIB

Politik

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA

Minggu, 14 Jul 2024 - 19:11 WIB

Sekretaris Disdkbud Lampung, Tommy Efra Hamdarta. (Foto: Ist)

Lampung

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Jul 2024 - 17:06 WIB

Polres Lamteng meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas, Minggu (14/7/2024). (Asep/NK)

Lampung Tengah

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lamteng Ditingkatkan

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:49 WIB