Kecewa Hasil Putusan Gakkumdu, Massa Ancam Kepung Rumah Arinal

Redaksi

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ribuan masa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUB) kecewa dengan hasil keputusan Gabungan Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) Lampung. Pasalnya, Bawaslu Lampung menetapkan bahwa Arinal dan Nunik tidak terbukti melakukan pelanggraan politik uang Terstruktur, Sistematis dan Masif pada pilgub 27 Juni lalu.

\”Bapak ibu sekalian, saya sudah mendapatkan info dari dalam kantor Gakumdu. Dan hasilnya mengecewakan,\” ujar Rifki Afang, koordinator aksi menggunakan pengeras suara.

\”Ternyata Bawaslu hari ini memutuskan bahwa Arinal dan Nunik tidak terbukti melakukan politik uang secara Terstruktur, Sistematis dan Masif. Ada dua alasan yang dikatakan oleh bawaslu. Pertama tidak cukup unsur, dan yang kedua bahwa yang dilakukan oleh Arinal – Nunik dengan membagi-bagikan uang tidak mempengaruhi hasil,\” timpal Rifki kepada ribuan demonstran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hasil yang dianggap tidak memuaskan bagi para demonstran ini, ribuan massa akhirnya mengancam akan mengepung rumah Arinal dan kantor Sugar Group Company (SGC).

\”Saya tidak melebih-lebihkan dan tidak mengurang-ngurangi. Kecewa, pasti kecewa. Namun kawan-kawan, perjuangan ini belum selesai. Masih ada harapan apabila Bawaslu RI nantinya bisa membatalkan ini. Kita juga masih bisa mengepung rumah Arinal. Kita juga bisa mengepung kantor SGC,\” ucap dia.

\”Kasih tau kawan-kawan kita. Kasih tau rekan-rekan kita. Senin kita kepung rumah Arinal. Senin kita kepung kantor SGC,\” ancamnya. (Red)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB