DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengingatkan potensi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Iduladha.

Lampung (Netizenku.com): Menurutnya, persoalan kesehatan hewan kurban menjadi perhatian serius setiap tahun, terutama bagi dinas peternakan. Ia menilai risiko terbesar muncul apabila sapi yang disembelih terindikasi penyakit dan tidak layak konsumsi.

“Ini harus diantisipasi sejak awal. Jangan sampai masyarakat sudah membeli sapi, ternyata tidak layak dikonsumsi,” ujar Mikdar saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta dinas terkait segera melakukan pengawasan ketat terhadap peternak maupun lapak penjualan hewan kurban. Pemeriksaan kesehatan hewan dinilai penting untuk memastikan sapi yang dijual dalam kondisi sehat dan bebas penyakit.

Selain pengawasan, Mikdar juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap gejala PMK maupun penyakit lainnya. Menurutnya, langkah penanganan harus segera dilakukan sebelum hewan masuk ke pasar kurban.

Baca Juga  Koperasi IJP Gandeng Kelompok Tani Lampung Timur Kembangkan Magot Bernilai Ekonomi

Ia turut mendorong peran aktif pemerintah desa dan pemangku kepentingan di tingkat bawah untuk ikut memantau kondisi kesehatan ternak di wilayah masing-masing.

“Di setiap kecamatan ada dokter hewan. Ini harus dimaksimalkan untuk memantau dan memberi informasi jika ada potensi wabah,” katanya.

Di sisi lain, Mikdar berharap ketersediaan hewan kurban di Lampung tetap aman sehingga tidak terjadi lonjakan harga menjelang Iduladha.

Baca Juga  Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

“Lampung merupakan daerah penghasil sapi. Kita harapkan stok cukup, bahkan surplus, sehingga tidak ada gejolak harga,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung
DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025
Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera
DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!
Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung
Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung
Temu Karya Karang Taruna Lampung Dihangatkan Munculnya Sejumlah Kandidat Ketua
Gubernur Lampung Dukung Koperasi IJP Maju Sejahtera

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB