Efek Pilkada, Jalanan Bandarlampung Jadi tak Biasa

Redaksi

Rabu, 27 Juni 2018 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Kartini, Bandarlampung terlihat begitu sepi.

Jalan Kartini, Bandarlampung terlihat begitu sepi.

Bandarlampung (Netizenku.com): Pilkada serentak 27 Juni 2018 yang dijadikan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah, rupanya membuat jalan-jalan di Kota Tapis Berseri menjadi tak biasa. Kendaraan yang biasanya sudah ramai memenuhi jalan protokol di pagi hari pun tak nampak terlihat.

Berdasarkan pantauan lapangan pada pukul 10.00 WIB, Jalan Raden Intan dan Kartini yang biasanya dipadati oleh kendaraan yang lalu-lalang, terlihat begitu sepi dan lancar. Bahkan banyak ruko yang terlihat masih tutup lantaran para pemiliknya menggunakan hak suara di kontestasi demokrasi nomor wahid di Lampung ini.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Kemudian, lalu-lintas di Kota Tapis Berseri kembali seperti biasanya sekiranya setelah ba’da dzuhur. Namun volume kendaraan masih tak sebanyak seperti hari biasa maupun hari libur kerja bagi masyarakat Bandarlampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pengendara, Rusdian (28) mengaku baru beraktivitas setelah menyalurkan hak pilihnya di Pilgub Lampung 2018. “Ini saya baru keluar rumah. Tadi pagi kan milih gubernur dulu. Mudah-mudahan siapaun yng terpilih bisa memimpin Lampung dengan baik dan mensejahterakan warga Lampung,” kata dia saat ditemui di Jalan Kartini, Bandarlampung.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Tak hanya lalu-lintas saja yang menjadi tak biasa, Tanjungkarang yang menjadi salah satu konsentrasi kegiatan ekonomi pun terlihat sepi. Namun masih ada pedagang yang menjajakan dagangannya, seperti yang ada di Pasar Bambu Kuning.

“Sudah biasanya sepi, ini tambah sepi karena pada nyoblos. Banyak juga yang milih libur sih, tapi saya milih dagang aja, karena siapapun yang jadi enggak akan ngaruh-ngaruh amat buat kami para pedagang,” kata Lia saat ditemui di Pasar Bambu Kuning.(Agis)

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Jumat, 24 April 2026 - 12:41 WIB

MBG Lampung Beruntung “Dikawal” Duet Kakak Beradik

Berita Terbaru

Lampung

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:49 WIB