Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat merupakan amanah dan kepercayaan pimpinan, bukan hadiah.
Lampung Barat (Netizenku.com): Penegasan itu disampaikan Parosil saat menyoroti kinerja sejumlah kepala OPD yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Jabatan itu bukan hadiah. Jabatan adalah kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya pada, Selasa (12/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Parosil mengungkapkan dirinya banyak menerima masukan dari para staf terkait kinerja sejumlah kepala OPD. Menurutnya, masih ada pejabat yang lebih banyak mengeluhkan keterbatasan anggaran dibanding menghadirkan ide dan inovasi.
“Saya banyak dapat masukan dari staf. Ada kepala OPD yang hanya sibuk mengeluh anggaran kecil, tetapi ide tidak pernah ada,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk minim kreativitas dan terobosan dalam bekerja.
“Efisiensi anggaran bukan berarti efisiensi ide dan kreativitas. Tetap harus ada inovasi dan terobosan demi kemajuan daerah,” katanya.
Selain itu, Parosil juga menyoroti lemahnya kemampuan sebagian pejabat dalam membangun jejaring dan menggandeng pihak ketiga untuk mendukung program pemerintah daerah. Menurutnya, banyak kegiatan masih sepenuhnya bergantung pada APBD.
“Semua kegiatan hanya bergantung kepada APBD. Padahal, jika mampu menggandeng pihak ketiga, banyak program bisa dijalankan sekaligus menghidupkan UMKM,” jelasnya.
Ia menilai kreativitas dan kemampuan komunikasi kepala OPD sangat dibutuhkan agar program pembangunan tidak selalu membebani anggaran daerah, sekaligus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Parosil juga meminta para pejabat tidak hanya fokus membangun pencitraan di media sosial, tetapi lebih mengutamakan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kepala OPD dan jajaran harus bekerja maksimal. Staf ahli juga harus memberikan masukan yang positif untuk kemajuan daerah,” pungkasnya. (*)








