ASN Pesisir Barat, Kompetensi Kalah dengan Koneksi

iwan

Senin, 22 September 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Iwan Setiawan.

Foto: Iwan Setiawan.

Di Pesisir Barat, jabatan itu ibarat hujan di bulan September. Kadang deras, kadang cuma gerimis, eh besoknya sudah kering kerontang. Baru kemarin masih dipanggil “Pak Kadis”, sekarang sudah jadi “Pak yang dulu di sana”. Bupati baru, gaya baru. Yang tidak sejalan, minggir. Yang kemarin diam saat kampanye, dicoret. Yang salah pilih warna, ya siap-siap didegradasi.

(Netizenku.com): Mutasi ramai-ramai, ASN dipindah sana-sini. Ada yang naik, ada yang geser, ada juga yang disuruh “istirahat dulu”, padahal sebenarnya dipecat pelan-pelan. Lucunya, yang rajin bekerja malah digeser, sementara yang rajin swafoto bareng bupati justru naik. Benar kata pepatah zaman sekarang: di birokrasi, kerja bagus kalah sama muka bagus di feed media sosial pimpinan.

Baca Juga  Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Bupati Pesisir Barat memang punya kuasa untuk melakukan mutasi. Tapi netizen juga punya kuasa untuk mengomentari. Masak iya, mutasi ASN seperti menyusun line-up pemain futsal, yang dekat dengan pelatih pasti main duluan. Padahal yang jago dribbling malah duduk di bangku cadangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang paling menyedihkan itu yang nonjob. Seragam masih melekat, tapi pekerjaan tidak ada. Datang pagi, duduk, ngopi, baca koran, main gawai, pulang. Tidak jelas mengerjakan apa. Ditanya ke atasan, jawabnya masih “dalam penataan”. Padahal sudah tiga bulan “ditata”, tapi tidak pernah dipasang lagi.

Baca Juga  Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Kalau ditanya kenapa bisa nonjob, jawabannya beragam: mulai dari tidak aktif kampanye, tidak setor muka, sampai “tidak vibes” dengan pimpinan. Lah, ini birokrasi atau ajang cari chemistry? Yang dicari seharusnya PNS kompeten, bukan konten.

Netizen juga tidak buta. Di balik alasan “penyegaran organisasi”, semua tahu ini semacam “balas dendam gaya halus”. Bupati sudah menang, tapi masih menyimpan dendam kepada yang tidak mendukung. Jadi ASN pun harus jadi pahlawan lima tahunan. Salah ambil posisi, bisa-bisa dicoret dari daftar pejabat.

Saran untuk Bupati Pesisir Barat, kalau melakukan mutasi jangan hanya karena sakit hati saat pemilu. Rakyat memilih bukan cuma untuk menyenangkan pimpinan, tapi untuk melihat perubahan. ASN itu bukan alat politik, melainkan mesin pelayanan. Jangan rusak mesin hanya karena tidak memberi suara. Ingat ya, Pak, pemilu memang lima tahun sekali, tapi karma bisa datang setiap hari.

Baca Juga  BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Dan untuk ASN yang sedang “nganggur elegan” alias nonjob, sabar ya. Jabatan itu titipan. Kadang naik, kadang turun. Tapi kerja baik dan integritas tidak bisa dimutasi. Tenang saja, yang sekarang sok berkuasa juga nanti akan pensiun kok.

Salam hangat dari kami, rakyat jelata yang hanya bisa menyimak, nyinyir, dan mengetik di pojok media sosial. Sebab kalau bersuara langsung, bisa-bisa besok kami juga ikut dimutasi ke Planet Mars. (*)

Berita Terkait

Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo
Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung
Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG
BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”
Dramaturgi Geleng-Angguk MBG
Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher
Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”
Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB