Penjabat Gubernur Lampung Buka Apel Besar dan Workshop Hari Antikorupsi Sedunia

Suryani

Kamis, 12 Desember 2024 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Netizenku.com): Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin. membuka kegiatan Apel Besar dan Workshop Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Provinsi Lampung Tahun 2024 bertempat di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Kamis (12/12/2024).

Hari Antikorupsi Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 9 Desember merupakan salah satu momen penting dalam upaya global melawan korupsi. Peringatan HAKORDIA Tahun 2024 ini mengusung tema ‘Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju’ dengan filosofi bahwa momentum ini sangat penting bagi Indonesia untuk memperkuat komitmen dari seluruh elemen bangsa dalam memberantas korupsi.

Kegiatan Apel Besar dan Workshop Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Provinsi Lampung Tahun 2024 merupakan kerjasama antara Forum Penyuluh Anti Korupsi, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda terutama para mahasiswa yang berintegritas yang mampu meneruskan cita-cita leluhur bangsa Indonesia dalam meneruskan estafet kepemimpinan bangsa sehingga akan muncul para pemimpin yang jujur, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas jauh dari konflik kepentingan.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Peringatan Hakordia Provinsi Lampung merupakan momentum yang sangat penting dalam menguatkan komitmen bersama dalam memberantas korupsi.

“Peringatan Hakordia Provinsi Lampung saat ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali semangat dan komitmen bersama dalam memberantas korupsi demi mewujudkan Indonesia maju, bersih, dan bermartabat,” ucapnya.

Menurut Samsudin, Pendidikan merupakan sektor yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda.

“Pendidikan korupsi harus dilakukan juga didalam pendidikan-pendidikan yang formal karena pendidikan memiliki peran yang sangat penting, sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda,” lanjutnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Samsudin berharap rektor dan dosen dapat menjadi teladan yang dapat menanamkan nilai- nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab di lingkungan kampus.

“Kampus adalah laboratorium kehidupan, tempat mahasiswa belajar bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana menjadi pribadi yang berintegritas,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Samsudin menegaskan bahwa generasi muda merupakan agen perubahan dan harapan bangsa, sehingga generasi muda diharapkan mampu memupuk budaya anti korupsi mulai dari diri sendiri.

“Kalian adalah agen perubahan dan harapan bangsa. Korupsi tidak hanya melemahkan institusi negara, tetapi juga menciderai kepercayaan masyarakat, oleh karena itu saya berharap workshop anti korupsi yang akan kalian ikuti sampai selesai nanti dapat menjadi bekal pengetahuan, menjadi wawasan, dan bentuk kesadaran untuk terus memupuk budaya anti korupsi mulai dari diri kita sendiri,” tegasnya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Diakhir, Samsudin juga menegaskan bahwa dengan komitmen bersama antar seluruh pihak akan dapat mewujudkan cita-cita Indonesia yang bebas dari korupsi.

“Hari ini adalah awal dari perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kerja sama. Saya percaya, dengan komitmen yang kita bangun bersama, kita dapat mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, bersih, dan bebas dari korupsi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin bersama Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Wawan Wardiana juga menyaksikan penandatanganan Komitmen Bersama Perguruan Tinggi se-Lampung untuk Memberantas Korupsi oleh seluruh jajaran pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi negeri dan swasta, serta seluruh peserta kegiatan.(*)

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB