Lamteng Sukses Panen Bawang Merah dengan Teknologi Digital Farming

Redaksi

Sabtu, 8 April 2023 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Panen perdana bawang merah dengan teknologi digital farming dilakukan di Desa Nambah Rejo, Kota Gajah, Lampung Tengah pada tanggal 6 April 2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung H. Musa Ahmad, S.Sos., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono, Asisten Dua Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung  Kusnardi, dan turut hadir juga Wakil Dekan Fakultas Pertanian UNILA Prof. Dr. Purnomo, Anggota Komisi IV DPR-RI Hanan A. Rozak, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Dr Abdul Roni Angkat STP Msi, kelompok petani bawang merah serta tamu undangan lainnya.

Melalui digital farming produktivitas dan profitabilitas petani meningkat sekitar 50%. Dari sisi produksi, kemampuan produksi dapat ditingkatkan dan berhasilnya panen bawang tersebut menjadi bukti bahwa Lampung memiliki potensi untuk menjadi sentra penghasil bawang merah, dan tentu ini sangat baik dalam mendukung upaya pemerintah menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bawang merah khususnya. Kegiatan panen bawang merah ini juga diharapkan dapat menjadi akselerator dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkesinambungan khususnya di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

Teknologi digital farming merupakan proses otomasi penyiraman, otomasi pemupukan, dan sensor kelembaban. Pelaksanaan digital farming ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia, Fakultas Pertanian Unila dan Koperasi  Koga Sera Tani serta mendapat dukungan penuh dari Pemprov Lampung dan Pemkab Lamteng Tengah. Kolaborasi dilakukan mulai dari persiapan lahan, pemilihan alat, pemasangan alat, hingga pendampingan. Dengan implementasi digital farming ini terjadi peningkatan hasil panen sebesar 50% dari 8 ton ke 12 ton. Selain itu, meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

Selanjutnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung dalam sambutannya menyampaikan bahwa program digital farming ini merupakan salah satu Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) terkait dengan peningkatan produksi pertanian. Bantuan yang diberikan berupa mesin dan instalasi otomosi fertigasi dan pengairan, rumah pompa, reservoir, dan sumur dalam serta bibit bawang merah kepada Koperasi Koga Sera Tani, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah yang diberikan pada 19 Desember 2022.

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono kepada Ketua Koperasi Koga Sera Tani Sukarlin, yang disaksikan oleh Bupati Lampung Tengah, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lampung Tengah. Lebih lanjut Budiyono menyampaikan bahwa konsep ketahanan pangan memiliki tiga dimensi yang saling berkaitan yaitu ketersediaan pangan, aksesibilitas masyarakat terhadap pangan, dan stabilitas harga pangan. Ketersediaan pangan tidak hanya dilihat dari aspek keterjangkauan secara fisik saja, tapi juga dari aspek sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan stabilitas harga pangan dan keterjangkauan harga pangan di masyarakat.

Baca Juga  Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025

Selanjutnya, stabilitas harga komoditas pangan menjadi permasalahan yang harus mendapatkan perhatian yang serius. Kenaikan harga bahan pangan yang tidak terkontrol akan menyebabkan terjadinya inflasi yang dapat menyebabkan turunnya pertumbuhan ekonomi dan berdampak terhadap kondisi rumah tangga masyarakat.

Dengan kegiatan panen hari ini diharapkan dapat menginisiasi daerah-daerah lain yang ada di Provinsi Lampung untuk menjadikan komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai sebagai komoditas unggulan yang dapat dibudidayakan bukan hanya secara tradisional tapi juga dapat mengunakan teknologi pertanian modern seperti digital farming. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:57 WIB

Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah Pringsewu Berbagi Takjil, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB

Lampung Selatan

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:24 WIB