Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar rapat sosialisasi penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Tugas Penjabat Bupati Tubaba Dr Zaidirina SE.,M.Si untuk Tri Wulan III berlangsung di ruang rapat bupati setempat. Panaragan, Kamis (12/1/2023).
Pj. Bupati Tubaba Dr. Zaidirina mengatakan rasa terimakasihnya kepada jajaran organisasi perangkat daerah yang telah melakukan kerja sama dalam penyusunan laporan tri wulan pertama dan kedua.
“Berdasarkan evaluasi oleh Kemendagri, laporan pelaksanaan tugas Penjabat Bupati untuk tri wulanan pertama meraih kategori “cukup”. Kami menargetkan untuk laporan selanjutnya dapat meningkat nilainya menjadi “baik”,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, laporan itu bukan hanya terkait evaluasi Pj Bupati saja, melainkan agar Pemda melaksanakan mandatory yang telah digariskan, yakni sebanyak 29 item diluar inovasi yang dilakukan sesuai tupoksi yang harus dikerjakan.
“Terima kasih atas kerjasamanya. Pada saat periode pertama kita masih meraba-raba apa yang harus dilaporkan namun dengan kerja keras dan kerja sama kita sudah mendapat nilai yang cukup lumayan,” ujarnya.
Beberapa program inovasi Pemkab Tubaba yang diharapkan dapat meningkatkan nilai dalam laporan, lanjut Zaidirina, antara lain Program Nenemo Mandiri Pangan dengan multiplayer effect bagi seluruh tiyuh di Tubaba, Mall Pelayanan Publik digital yang akan meningkatkan pendapatan daerah, pembangunan sentra ternak dengan layanan konsultasi dokter hewan gratis dan penjualan pakan hewan melalui BUMTI/ BUMDES sapi unggulan dan lain sebagainya.
“Kemudian rencana pembanguan Pusat Rehabilitasi Narkoba Yustisia yang telah dikoordinasikan dengan stake holder terkait,” tuturnya.
Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba Ir Novriwan Jaya, S.P juga mengapresisasi prestasi Tubaba dalam menyusun beberapa laporan seperti LPPD, SAKIP, dan lainnya, sehingga Tubaba memperoleh penghargaan seperti Kabupaten Peduli HAM akhir-akhir ini.
”Kalau kita kerja dengan baik pasti hasil penilaian itu mengikuti. Saya minta seluruh OPD melakukan kerja sama, jika ada yang kurang jelas agar melakukan koordinasi untuk segera dilakukan perbaikan. Kalau bisa naik dari cukup menjadi baik,” harap Sekda Tubaba.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Yanto, dalam pemaparannya mengatakan, Kabupaten Tubaba dalam evaluasi Triwulan Pertama (I) memperoleh nilai dengan prosentase 75 persen atau cukup. Sementara untuk Triwulan Dua (II) masih dalam tahap finalisasi penilaian. Saat ini masuk tahap penyusunan Triwulan Tiga (III).
“Pada laporan sebelumnya indikator masih abstrak dan sekarang sudah jelas dan akan ada tambahan, sehingga diharapkan akan memudahkan OPD untuk mengevaluasi dan meng-update data capaian kinerja tahun 2022 sampai awal 2023 ini dalam rangka menyusun bahan Laporan Pelaksanaan Tugas Penjabat Kepala Daerah periode 22 November 2022 s.d Februari 2022,” pungkasnya.(Arie)








