Diskusi IJTI: migrasi tv analog ke digital janjikan tayangan lebih berkualitas

Redaksi

Jumat, 9 April 2021 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung, Febriyanto Ponahan (tiga dari kanan) bersama Ketua IJTI Lampung Hendriansyah (tiga dari kiri) dan anggota di Sekretariat IJTI Lampung, Jumat (9/4). Foto: Netizenku.com

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung, Febriyanto Ponahan (tiga dari kanan) bersama Ketua IJTI Lampung Hendriansyah (tiga dari kiri) dan anggota di Sekretariat IJTI Lampung, Jumat (9/4). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Migrasi penyiaran televisi analog ke digital yang resmi diberlakukan pemerintah pusat melalui Kemenkominfo pada 2 November 2022 mendatang, menjadi harapan banyak pihak untuk hadirnya siaran televisi yang lebih baik dan berkualitas.

“Banyak keuntungan yang dijanjikan untuk masyarakat saat televisi digital diberlakukan,” ungkap Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung, Febriyanto Ponahan saat mengisi diskusi internal Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Lampung, Jumat (9/4).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Lebih lanjut Rian, panggilan akrab Febriyanto Ponahan mengatakan, keuntungan bagi masyarakat tentu tayangan yang berkualitas dari segi konten dan gambar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat akan dìsuguhkan gambar yang jelas dan terang, juga konten-konten yang beragam dan berkualitas.

“Selain kualitas tayangan, televisi digital juga membuka peluang ekonomi bagi konten kreator untuk bersaing membuat konten berkualitas. Hanya saja, kenapa ini belum berjalan? Karena payung hukumnya belum kuat, dan proses ini harus terus didorong,” lanjut mantan jurnalis televisi itu.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Di Lampung sendiri, menurut Rian, nantinya akan dibagi tiga wilayah digital. Jadi siapa saja yang nantinya mau membuat atau menjadi pemilik televisi siaran digital, bisa memilih wilayah sesuai kemampuannya.

Sementara, Ketua IJTI Lampung Hendriansyah dalam siaran persnya mengatakan, dialog terbuka terkait migrasi penyiaran televisi analog ke digital ini diharapkan mampu memberi pemahaman baru, khususnya pada anggota IJTI Lampung sebagai insan pers televisi.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Kita sebagai pekerja televisi tentu harus paham, karna mau tidak mau, jurnalis akan dihadapkan pada era digital. Kita harus tentang bagaimana kita menyikapi serta bagaimana mengisi peluang-peluang tersebut,” pungkas jurnalis Radar Lampung Televisi tersebut. (Josua)

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Jumat, 24 April 2026 - 12:41 WIB

MBG Lampung Beruntung “Dikawal” Duet Kakak Beradik

Kamis, 23 April 2026 - 08:59 WIB

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:13 WIB

Lampung

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:47 WIB