Pemprov Lampung Raih Apresiasi PJPK 2025, Perkuat Pembangunan Keluarga

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 29 April 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung menerima apresiasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN atas keberhasilan menyusun dokumen PJPK berkualitas tahun 2025.

Lampung (Netizenku.com): Penghargaan tersebut diterima Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Bandarlampung, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, Pemprov Lampung juga mendapat apresiasi Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Penghargaan ini diberikan atas partisipasi aktif dalam mendukung program Bangga Kencana, khususnya melalui gerakan ayah mengambil rapor sebagai upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, menyatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Ia menegaskan, arah pembangunan tersebut selaras dengan kebijakan nasional, yakni Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045 dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama.

“Bagi Provinsi Lampung, pembangunan SDM merupakan kunci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing wilayah,” ujar Marindo.

Marindo menjelaskan, Lampung saat ini berada pada fase penting dinamika demografi dengan puncak bonus demografi diproyeksikan terjadi pada 2035. Kondisi ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun harus diimbangi peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat.

“Tanpa peningkatan kualitas tersebut, bonus demografi berpotensi menjadi beban pembangunan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan manusia. Menurutnya, kualitas keluarga sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

Baca Juga  Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Untuk itu, Pemprov Lampung mendorong penguatan integrasi program pembangunan keluarga dalam perencanaan daerah, peningkatan sinergi lintas sektor hingga tingkat kecamatan dan desa, serta penguatan pengelolaan data keluarga berbasis monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

“Dengan sekitar 2,7 juta keluarga di Provinsi Lampung, ketersediaan data yang akurat menjadi kunci agar program tepat sasaran,” jelasnya.

Sejumlah capaian strategis turut mendukung penghargaan tersebut. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,66 persen pada 2025 dari sebelumnya 10,62 persen pada 2024. Untuk pertama kalinya, angka kemiskinan Lampung berada pada satu digit.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 73,98 pada 2025 dari 73,13 pada 2024, dan kini masuk kategori tinggi.

Sementara itu, Plt. Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Wahyuniati, mengapresiasi capaian Lampung dalam mendukung agenda pembangunan kependudukan nasional.

Baca Juga  Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Menurutnya, penguatan pendataan keluarga hingga implementasi program di tingkat desa menjadi modal penting untuk memastikan intervensi pembangunan tepat sasaran dan berdampak nyata.

“Capaian ini perlu terus diperkuat agar setiap intervensi benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indonesia saat ini berada dalam momentum bonus demografi sejak 2020 hingga diperkirakan berakhir pada 2040, dengan potensi mendorong pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen jika dikelola dengan baik melalui peningkatan kualitas SDM.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menegaskan keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya PJPK sebagai instrumen untuk memastikan intervensi pembangunan kependudukan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

“Melalui Rakorda ini, kami berharap komitmen bersama untuk memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi kemajuan Lampung terus terjaga,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB