Gerakan Indonesia Bebas Sampah, Pemprov Ajak Masyarakat Selamatkan Lingkungan 

Redaksi

Minggu, 20 September 2020 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh masyarakat bersama sama menyelamatkan lingkungan melalui Gerakan Indonesia Bebas Sampah dengan pengelolaan sampah yang baik.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat menghadiri puncak World Cleanup Day Indonesia Tahun 2020 Regional Provinsi Lampung, di Lapangan Kalpataru, Kecamatan Kemiling, Sabtu (19/9/2020).

\”Di momentum ini kita ingin menyampaikan kepada publik ayo peduli lingkungan, ayo sama-sama berkolaborasi turun tangan semua dalam pengelolaan sampah untuk penyelamatan lingkungan kita,\” ujar Wagub Nunik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi bebersih dan pilah sampah terbesar di dunia ini rangkaiannya telah dilaksanakan sejak 12-19 September 2020. Terdapat 36 komunitas dan organisasi di Provinsi Lampung yang tergabung.

Nunik mengatakan seluruh masyarakat agar bergandengantangan bersama untuk memastikan keselamatan lingkungan yang sehat dan bersih dari sampah.

Baca Juga  Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Ini juga menjadi target Indonesia bersih dan bebas sampah tahun 2025 melalui pengelolaan sampah yang baik.

\”Dan ini harus segera kita mulai. Kita harapkan ini menjadi motivasi bagi generasi muda kita agar sadar akan pentingnya penyelamatan lingkungan dari sampah,\” katanya.

Menurut Nunik, tidak ada satu pun yang tidak bisa berperan dalam gerakan ini. Masyarakat juga bisa ikut terlibat dalam pemilahan sampah yang bisa menjadikan sampah memiliki nilai positif.

\”Seperti sampah organik kita kembalikan kepada alam sebagai pupuk dan yang non organik yakni sampah plastik bisa di daur ulang. Pentingnya kebersamaan dalam isu lingkungan ini menjadi kata kunci,\” ujarnya.

Nunik mengatakan generasi sekarang harus meninggalkan hal yang baik bagi generasi penerus salah satunya tentang keberlangsungan lingkungan.

\”Saya senang karena anak muda peduli isu sampah ini merupakan hal yang istimewa. Kita bisa berkolaborasi bersama untuk memastikan lingkungan kita bersih dan sehat dari sampah,\” katanya.

Baca Juga  Dua Antologi Sastra Dwibahasa Indonesia-Lampung Segera Diluncurkan

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Murni Rizal mengatakan gerakan serentak bebersih dan pilah sampah ini diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

\”Provinsi Lampung responnya sangat baik untuk mengikuti kegiatan ini,\” ujar Murni.

Murni menjelaskan ke depan diharapkan para generasi muda dan komunitas yang tergabung dalam gerakan ini, kegiatan bersih-bersih sampah diarahkan sebagai agenda rutinitas.

\”Keberadaan aksi bersih-bersih ini jangan hilang setelah kegiatan ini saja tetapi harus dilakukan terus menerus sebagai rutinitas,\” katanya.

Selain sebagai upaya mengurangi sampah, Murni menyebutkan juga agar munculnya wirausaha muda kreatif yang nantinya mampu mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai jual.

\”Selain sampah itu berkurang dan terangkut ke tempat pembuangan akhir, juga kita harapkan kontribusi mereka ini bisa nyata artinya sampah plastik bisa dibuat kerajinan atau diurai menjadi pupuk yang memiliki nilai jual,\” ujarnya.

Baca Juga  Wagub Jihan Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Saburai

Selanjutnya, kata Murni, para wirausaha nantinya bisa bekerjasama dengan OPD terkait bagaimana agar sampah itu bisa dikelola dengan baik, memiliki nilai jual dan memiliki pangsa pasar.

\”Kita bisa bekerjasama dengan OPD terkait seperti lingkup pertanian dan perdagangan, agar bagaimana misalkan proses komposting dan setelah menjadi pupuk ada yang membeli. Termasuk dikerjasamakan dengan Dinas Koperasi dan UKM serta sampah yang dijadikan kerajinan kita arahkan ke Dekranasda, jadi perlu koordinasi yang baik,\” katanya.

Murni menyebutkan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung sendiri juga adanya pelatihan untuk kewirausahaan pengolahan sampah.

\”Di kantor kami, mereka kita arahkan kepada hasil kerajinan dari kreativitas bank sampah ataupun dari pengurangan sampah itu sendiri hingga menjadi nilai jual,\” katanya.(rls)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB